Banyak Petani Berdasi Muncul di Pangalengan! Melangkah Dengan Leluasa

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:53 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Bandung,|| Meski di wilayah Pangalengan khususnya area PTPN sempat Viral diberbagai media dan Media Sosial, hingga Gubernur jawab Barat Kang Dedy Mulyadi turun langsung kelapangan.

” Namun hal tersebut tidak menjadi cambuk dan efek jera, karena para Donatur dan Invetor masih leluasa berkeliaran di lapangan tanpa ada Tindakan tegas dari pihak Kepolisian, “.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat lemahnya tindakan yang dilakukan jajaran Kepolisian, kembali terkuak ke permukaan puluhan Hektar Lahan PTPN diwilayah Malabar kembali terkuak ke Permukaan, “.

Berdasarkan pantuan tim investigasi media dilapangan terbukti kawasan perkebunan teh Malabar diperkirakan puluhan hektar telah jadi perkebunan teh sayuran.

Diperkirakan puluhan hektare wilayah perkebunan teh PTPN I Regional II Kebun malabar Afdeling malabar Blok Cikahuripan Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung kembali dijarah oleh pihak tertentu dalam satu tahun terakhir ini.

” Disebut sebut ada keterlibatan oknum Kepala Desa di lokasi tersebut, “.

Dalam beberapa bulan terakhir saja, tercatat dua insiden besar yang menghebohkan kawasan Perkebunan Teh Malabar. Kejadian pertama adalah penyerobotan lahan perkebunan oleh oknum warga, di mana dua hektare kebun teh di Blok Pahlawan dibabat habis pada April 2025 dan sempat memicu perhatian publik. Kamis (25/12/2025)

Meski telah dilaporkan, perusakan serupa kembali terjadi. Akhir November lalu, tiga titik lahan lainnya dengan luas mencapai puluhan hektare kembali digunduli oleh pihak lain.

Secara keseluruhan, dalam satu tahun terakhir, sekitar 150 hektare kebun teh telah hilang akibat penyerobotan dan pembabatan liar.

“Dalam pantauan Awak media, hilangnya kembali 10 hektare di Kebun malabar Afdeling malabar Blok Cikahuripan Afdeling ini memunculkan celah bagi pihak tertentu untuk memanfaatkan status lahan yang melemah, terlebih ketika pengelola dinilai kurang sigap lemah dalam melakukan pengawasan.

Hasil dari investigasi awak media menyebut bahwa habisnya HGU mendorong PTPN melakukan alih kelola dengan pola kerja sama. Di tengah berkembangnya pariwisata Pangalengan, sebagian area kebun teh dikomersialkan sebagai objek wisata.

“HGU yang telah habis akhirnya dikerjasamakan dengan pihak lain agar PTPN tidak mendapat kerugian

Untuk itu,PTPN dapat mengajukan perpanjangan HGU atau mengembalikan lahan kepada negara, bukan membuka peluang alih fungsi yang tidak sesuai ketentuannya.

Perkebunan teh Malabar kini juga dimanfaatkan sebagai kawasan wisata, baik oleh korporasi besar maupun pengelola kecil yang membangun spot swafoto di tengah kebun. Akibatnya, sebagian areal kebun terus menyusut.

Situasi diperparah oleh penyerobotan yang berakhir pada alih fungsi lahan menjadi pertanian hortikultura. Kondisi ini dianggap mengkhawatirkan lantaran tutupan lahan berkurang drastis dan meningkatkan risiko bencana.

“Pada musim hujan akan menimbulkan run off yang tinggi dan menggerus material tanah yang tidak menutup kemungkinan dapat memicu banjir bandang.***

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru