Bersama Dilans Indonesia, Pemkot Makin Inklusifkan Kota Bandung

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 2 Desember 2023 - 14:38 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

Kota Bandung // Untuk memenuhi perlindungan dan hak penyandang disabilitas serta lansia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Komunitas Dilans Indonesia masifkan inklusi di Kota Bandung. Kajian bersama ini dibahas di Artotel Braga, Sabtu 2 Desember 2023.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan, kebijakan ramah disabilitas di Kota Bandung telah diatur dalam Perda nomor 15 tahun 2019, Perwal nomor 120 tahun 2022, dan Perwal nomor 1439 tahun 2018.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemkot Bandung terus berupaya untuk menciptakan Kota Bandung yang ramah bagi disabilitas dan lansia. Kota inklusi akan terus kita gaungkan agar hak dan perlindungan masyarakat disabilitas dan lansia bisa terus terpenuhi secara berkala,” ucap Bambang.

Selain itu, Pemkot Bandung juga memberikan aturan agar pendidikan inklusif menerima penyandang disabilitas maksimal 5 persen dari kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Pun dengan pengadaan ASN. Rekrutmen diwajibkan dibuka minimal 2 persen formasi untuk disabilitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung juga berupaya untuk menyediakan fasilitas yang ramah lansia dan disabilitas pada ruang-ruang publik, salah satunya di RSUD Bandung Kiwari melalui layanan Laraspurwa.

“Termasuk di rumah ibadah dan trotoar secara berkala pun kita buat agar ramah disabilitas dan lansia,” lanjutnya.

Sementara itu, Presiden Dilans Indonesia, Farhan Helmy menuturkan, fasilitas yang telah dipenuhi selama ini bagi para disabilitas dan lansia bisa dinikmati serta dirayakan.

“Bukan hanya sekadar dirayakan, kita di sini berjuang bersama-sama. Kita di Dilans sudah hampir 2 tahun berjuang untuk para disabilitas dan lansia di seluruh Indonesia termasuk Kota Bandung,” tutur Farhan.

Dalam rangka hari jadi Dilans yang kedua, berbagai kegiatan selama 10 hari diselenggarakan. Puncaknya di tanggal 10 Desember 2023.

“Kegiatannya beragam, ada Yoga for Dilans, dialog interaktif, pameran, pemutaran film, kuliah umum, pertunjukan musik, kerja sama MoU dengan berbagai komunitas, dan penyerahan simbolik kursi roda elektrik pada relawan Dilans,” paparnya.

Kegiatan-kegiatan tersebut dibuat untuk menunjukkan jika disabilitas dan lansia bukan berarti akhir dari segalanya. Ia menyebutkan, sampai saat sudah ada 500 orang aktivis Dilans Kota Bandung yang ikut berperan membantu para Disabilitas dan lansia.

“Ini adalah proses yang harus kita perjuangkan sama sama, bukan mimpi yang instan. Ada teman netra usia 20 tahun mahasiswa yang bisa membaca peta berkat dibantu oleh aktivis dari Dilans,” akunya.

Farhan mengaku akan terus mencari cara untuk bisa mengakses fasilitas bagi disabilitas. Terutama dalam hal pemberdayaan, menjadi penting bagi para disabilitas dan lansia.

“Kita juga mengusahakan melalui dimensi lain yang berhubungan dengan kebijakan inklusifitas. Ini bekerja sama dengan pemerintah untuk menghadirkan regulasi yang lebih baik,” ungkapnya.

Tahun ini, Dilans telah mengampanyekan pemenuhan hak disabilitas dan lansia sejak Juni. Bukan hanya di Indonesia, Dilans juga berkolaborasi dengan mitra internasional untuk menyampaikan pesan tersebut.

“Di luar negeri kira kerja sama dengan komunitas pemanjat. Di Indonesia, ada 7 dialog interaktif. Khusus Kota Bandung, kita ingin jadikan Sumur Bandung sebagai contoh konkret inklusi. Misalnya, kafe di sekitar Braga menyediakan bahasa isyarat dan fasilitasnya mudah diakses teman-teman disabilitas. Termasuk ruang publik lain seperti museum juga perlu menyediakan layanan ramah disabilitas dan lansia,” lanjutnya.

(Hns/Red)**

 

Berita Terkait

Gandeng GP Ansor Sumsel, Kapolda Sumsel Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas
Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Kelas I Palembang Perkuat Patriotisme dan Integritas
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  
Lima Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN Tahap 2  
Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan
Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus
Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru