Satunews.id
PAMEUNGPEUK, KA BANDUNG — Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk terus mematangkan langkah pembangunan wilayah lewat kolaborasi lintas sektor. Melalui wadah Pentahelix, seluruh pemangku kepentingan berkumpul dalam rapat intensif untuk menyusun Rencana Kerja Panitia Tahun 2026 pada Kamis (30/7/2026).
Langkah kolektif ini dirancang sebagai fondasi utama demi menghadirkan pembangunan yang lebih terarah, merata, serta langsung terasa manfaatnya oleh masyarakat luas.
Pertemuan strategis ini mempertemukan lima elemen kunci yang saling melengkapi:
Pemerintah: Bertindak sebagai fasilitator dan penentu arah kebijakan.
Akademisi: Menyumbang ide, gagasan, dan kajian berbasis data.
Dunia Usaha: Mendorong laju perekonomian serta investasi lokal.
Komunitas & Masyarakat: Menjadi penggerak aksi di tingkat akar rumput.
Media Massa: Berperan menjaga transparansi dan menyebarkan informasi publik.
Fokus Program Kerja 2026
Lewat ruang diskusi yang dinamis, seluruh pihak sepakat membagi peran secara transparan demi mengeksekusi sejumlah agenda penting sepanjang tahun 2026.
Beberapa program prioritas yang disepakati meliputi:
Pembersihan dan normalisasi saluran air guna mengantisipasi potensi banjir, Penguatan kerja sama wilayah agar program pembangunan berjalan efektif, Pemberdayaan ekonomi warga untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat, Peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan ramah warga.
“Kita dari pihak Kecamatan hanya bentuk pengawasan dan membuka ruang untuk berkoordinasi,” tegas Camat Pameungpeuk, Agus Hindar Ruswanto, S.STP., M.Si.
Agus mengatakan, bahwa pembangunan wilayah kini tak lagi bisa mengandalkan kerja tunggal pemerintah semata. Karena kunci keberhasilan justru terletak pada keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, katanya.
Camat Pameungpeuk Agus Hindar, berharap sinergi yang telah disepakat ini tidak sekedar menjadi dokumen formalitas, tetapi benar-benar mewujudkan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Dengan semangat gotong royong terstruktur ini, Kecamatan Pameungpeuk optimis mampu bertransformasi menjadi wilayah yang lebih maju, tertata, mandiri, partisipatif dan memiliki daya saing yang kuat di Kabupaten Bandung, pungkasnya.


























