Speak Indonesia Menggelar Kampanye Menstrual Hygiene Day 2024 dan Edukasi MKM

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 28 Mei 2024 - 07:46 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung // satunews.id –Kabupaten Bandung merupakan salah satu gelaran Pembukaan Kampanye Bersama dalam rangka Menstrual Hygiene Day (MHD) 2024 sekaligus mengedukasikan Pubertas dan Manejemen Kebersihan Menstruasi (MKM), yang di gagas oleh Speak Indonesia dan bekerjasama dengan Unicef di Dome Balerame Soreang Bandung, Selasa (28/5/2024).

Direktur Speak Indonesia Wiwit Heris Mandari menjelaskan Jadi pihaknya ingin mengantisipasi agar produktifitas anak – anak putri atau perempuan itu tidak turun ketika mentruasi. Karena satu dari enam anak di Indonesia itu tidak masuk sekolah. “Yang pertama, ketidak ketersedian sarana sanitasi disekolah yang kedua, karena merasa itu penyakit dan ketiga mereka meras di bully oleh teman – temannya. Jadi kami berharap dengan adanya program Edukasi Pubertas MKM ini bisa mendukung anak – anak perempuan lebih percaya diri dan produktif,” katanya

Salah satu dikatakan Bapak Bupati Dadang Supriatan dirinya mendukung karena dalam menekan perkawinan anak atau pernikahan dini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga kita bisa memberikan kesempatan anak – anak perempuan ini, juga bisa setara dengan anak laki – laki. Mereka bisa berkarir dengan lebih baik dan juga menjadi generasi emas yang sehat dan bedas.

Wiwit menjelaskan bahwa Speak Indonesia suatu lembaga yang bermitra dengan UNICEF “United Nations International Children’s Emergency Fund” (Dana Darurat Anak Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang bergerak untuk anak dan perempuan.

“Dan kami juga telah bekerjasama dengan Kementerian pendidikan dan ristek, kemenag kemudian bekerjasama dengan Dinkes, kementrian PPA dan BKKBN. Kita berharap Kabupaten Bandung bisa menjadi percontohan, karena inisiasi dan inovasinya sangat luar biasa tidak sampai lima bulan hampir 80 persen sekolah sudah tersosialisasi dan ini tidak terjadi di tempat lain,” terang Wiwit

Wiwit mengatakan bahwa Kabupaten Bandung ingin menjadi percontohan dan inpirasi sehingga lebih banyak lagi anak – anak perempuan dan laki laki yang teredukasi dan akhirnya bisa menjadi generasi emas sehat dan Bedas.

“Kenapa kami pilih anak mulai SMP, kami fikir karena anak SMP ini adalah anak – anak yang intinya mereka bisa menjadi pendamping bagi adik – adiknya dan juga bisa menyuarakan pada orang tuanya,” terang Wiwit dan

“Kami memang setelah ini akan mencoba kepada anak SD, karena saya rasa anak SD ini penting. Dan juga dukungannya dari bunda bedas kami sangat membutuhkan, sehingga semua guru – guru SMP, SMA bahkan anak anak duta sekolah itu bisa untuk melatih adik – adiknya,”

Sementara, tambah Wiwit, untuk anak – anak SMA mereka lebih siap, sementara untuk anak SD dan SMP mereka ini baru mengalami mentruasi pertama.

“Jadi kemudian mereka perlu kita kuatkan kita berikan edukasi yang sebaik – baiknya agar kepannya lebih sehat, kuat menju Indonesia emas,” tutupnya.

( Asp )**

Berita Terkait

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta
Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Selasa, 14 April 2026 - 08:57 WIB

IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 - 14:19 WIB

Kata Melly Guslaw: “Turunin ke hidup sehari-hari. Itu baru karakter bangsa.” Setuju? 

Sabtu, 11 April 2026 - 22:24 WIB

Sinergi Bina Marga dan Pentahelix, Bupati Bandung Tinjau Langsung Proyek Penanganan Banjir

Berita Terbaru