Kesehatan Mental Anak Dimulai dari Rumah, Psikolog Puskesmas Cipadung Ingatkan Pentingnya Validasi Emosi

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:51 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesehatan Mental Anak Dimulai dari Rumah, Psikolog Puskesmas Cipadung Ingatkan Pentingnya Validasi Emosi

Satunews.id, Kota Bandung – Kesehatan mental anak dan remaja menjadi perhatian serius dalam layanan psikologis klinis di Puskesmas Cipadung. Beragam persoalan yang ditemui menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam mengenalkan, memahami, dan memvalidasi emosi sejak anak berada di lingkungan rumah.

Psikolog Puskesmas Cipadung, Delis Larasaty Putri mengatakan, persoalan yang dihadapi pasien cukup beragam. Persoalan rumah tangga menjadi yang paling banyak ditemui, disusul permasalahan pada anak dan remaja.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Delis, pada anak persoalan yang muncul berkaitan dengan tumbuh kembang. Sedangkan pada remaja, tantangan banyak berkaitan dengan fase pencarian jati diri dan pengaruh lingkungan.

Salah satu hal mendasar yang perlu diperkuat adalah kemampuan keluarga dalam memvalidasi emosi anak. Pengenalan emosi pertama kali seharusnya dimulai dari rumah karena orang tua merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi anak.

“Guru pertama kita adalah orang tua,” ujar Delis, Kamis 15 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, validasi emosi bukan berarti membenarkan seluruh tindakan anak. Validasi dilakukan dengan terlebih dahulu memahami apa yang dirasakan anak, kemudian membantu mereka mengenali dan mengelola emosi tersebut.

Sebagai contoh, ketika anak menangis karena mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan, orang tua dapat menanyakan apa yang terjadi dan apa yang dirasakan. Dengan cara itu, anak belajar mengenali emosinya dan memahami bahwa perasaan yang muncul dapat dibicarakan secara terbuka.

Sebaliknya, ketika emosi anak langsung dianggap tidak penting atau harus segera dihentikan, anak dapat mengalami kesulitan memahami dan mengungkapkan perasaannya. Kondisi tersebut berpotensi terbawa hingga dewasa.

Delis menambahkan, persoalan kesehatan mental pada remaja juga tidak lepas dari kondisi keluarga dan lingkungan pergaulan. Ia menemukan sejumlah kasus ketika remaja harus menghadapi persoalan keluarga, termasuk perceraian orang tua, sementara mereka belum memiliki kemampuan cukup untuk mengelola tekanan emosional.

“Kalau dari rumah saja sudah tidak memvalidasi emosinya, dia akan bingung,” katanya.

Karena itu, orang tua diajak lebih peka terhadap perubahan perilaku dan emosi anak. Anak yang terlihat marah, cemas, menarik diri, atau mengalami perubahan perilaku perlu diajak berkomunikasi terbuka agar penyebabnya dapat dipahami.

Dalam layanan di Puskesmas Cipadung, pasien terlebih dahulu menjalani screening untuk mengetahui kondisi yang sedang dialami. Setelah itu, psikolog menggali lebih jauh pengalaman dan perasaan pasien melalui konsultasi. Sebagian pasien datang dengan persoalan yang telah dirasakan selama satu hingga dua tahun.

Melalui layanan psikologis klinis yang tersedia di Puskesmas Cipadung dan 11 puskesmas lainnya di Kota Bandung, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh pendampingan profesional. Edukasi kesehatan mental juga terus diperluas melalui sekolah dan kegiatan masyarakat agar kesadaran pentingnya kesehatan jiwa tumbuh sejak dini.

(**)

Berita Terkait

Pawai Jampana HJKB 216 Siap Guncang Dago-Merdeka, 1,3 Km Penuh Atraksi Seni!
Hampir 200 Pecatur Serbu BCBS Seri II, Drs. H. Mulyadi Bidik Lahirnya Bibit Juara Catur Indonesia
Wali Kota Farhan Sidak 3 Titik Banjir Langganan di Cibiru, Soroti Drainase Mati dan Sodetan Buntu
Betonisasi Jalan Cibulakan Rp144,6 Juta, Pemdes Ligarmukti Wujudkan Akses Warga Lebih Baik
Nama Warga Diduga Dicatut untuk Bedah Rumah, Bangunan Diduga untuk Kades Kutai Donok
Melangkah karena Tuhan
Distribusi BBM di Bandung Aman, Pemkot Pastikan Pasokan Lewat Pipa Pertamina Lancar
DPRD Tetapkan Perda BPR Jadi Bank Perekonomian Rakyat, Wali Kota Farhan: Perkuat Ekonomi Warga Bandung

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru