KAB. BANDUNG ( Satunews.id ) — Sekitar 20 bangunan yang berdiri di atas drainase Jalan Raya Bojongsoang ditertibkan dan dibongkar. Penertiban dilakukan sebagai bagian dari persiapan pekerjaan pelebaran jalan dan perbaikan drainase di jalur provinsi tersebut. Selasa (01/9/2026).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung turun langsung dalam penertiban yang melibatkan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Kecamatan Bojongsoang, Satpol PP Kabupaten Bandung, Satpol PP Kecamatan Bojongsoang serta Pemerintah Desa Bojongsoang. Penertiban dilakukan setelah sebelumnya pemerintah memberikan sosialisasi dan peringatan kepada pemilik bangunan sejak 2025.
Camat Bojongsoang Kankan Taufik mengatakan, dukungan masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek yang memiliki nilai cukup besar.
“Hari ini kita berada di lokasi pekerjaan pelebaran jalan dan drainase di wilayah Desa Bojongsoang. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Muara Rizky dengan total anggaran Rp6,3 miliar dan waktu 150 hari kalender,” ujar Kankan.
Menurutnya, warga dan para pelaku usaha telah memberikan pengorbanan dengan merelakan bangunan mereka dibongkar tanpa kompensasi. Karena itu, dukungan tersebut harus dijawab dengan pelaksanaan proyek yang berkualitas.
“Pengorbanan-pengorbanan itu harus dijawab oleh CV Muara Rizky dengan melaksanakan proyek ini sebaik mungkin. Tidak boleh ada pengurangan spesifikasi dan kita akan mengawasi semuanya. Pekerjaan ini harus benar-benar mencerminkan nilai Rp6,3 miliar yang semuanya bersumber dari uang rakyat,” tegasnya.
Kankan menambahkan, pengawasan akan dilakukan agar pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Bojongsoang Acep Syarul Mulyaman menyambut baik penertiban tersebut. Ia menilai pelebaran jalan dan perbaikan drainase merupakan langkah yang sudah lama diharapkan masyarakat.
“Pada hari ini sudah terlaksana penertiban bangunan-bangunan yang ada di jalur provinsi, yang nantinya akan dilaksanakan pelebaran jalan dan perbaikan drainase. Tentunya kami atas nama warga Bojongsoang menyambut baik dan merasa bahagia dengan adanya kegiatan ini,”kata Acep.
Acep juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bupati Bandung, Camat Bojongsoang dan seluruh stakeholder yang telah mendukung terlaksananya penertiban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak KDM, Bupati Bandung, Camat Bojongsoang dan seluruh stakeholder yang sudah membantu terlaksananya kegiatan ini,”ujarnya.
Ia berharap proyek tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas dan fungsi drainase, tetapi juga membawa perubahan terhadap wajah kawasan Bojongsoang.
“Sebagaimana harapan kami dari dulu, Desa Bojongsoang bisa tertata lebih rapi, indah dan memiliki lingkungan yang lebih baik,” harapnya.
Kini, setelah masyarakat memberikan ruang melalui penertiban tersebut, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan proyek. Kualitas pekerjaan menjadi hal penting agar anggaran Rp6,3 miliar benar-benar menghasilkan infrastruktur yang sesuai kebutuhan masyarakat. ( Asp )


























