RSUD Bedas, BESTI, hingga Jalan Mulus: Ini 5 Andalan KDS yang Dirasakan Warga

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:28 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id 

KAB BANDUNG – Berbagai kebijakan yang digulirkan Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) kini semakin dirasakan dampak nyatanya oleh berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Bandung.

Tokoh masyarakat Kecamatan Dayeuhkolot, H Tri Rahmanto mengatakan berbagai program unggulan yang digulirkan Bupati Bandung KDS benar-benar hadir dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut saya setidaknya terdapat lima kebijakan atau program Bupati KDS yang sangat dirasakan masyarakat yaitu pembangunan 5 RSUD, Beasiswa Ti Bupati (Besti), insentif guru ngaji, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan pembangunan infrastruktur jalan,” tutur Tri Rahmanto kepada awak media, Selasa (4/8/2026).

Program pertama yang sangat dirasakan manfaatnya, kata Tri, adalah pemerataan layanan kesehatan melalui pembangunan jaringan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bedas yang tersebar di lima wilayah.

Yaitu RSUD Bedas Arjasari, RSUD Bedas Kertasari, RSUD Bedas Cimaung, RSUD Bedas Tegalluar Bojongsoang dan RSUD Bedas Pacira.

Pembangunan lima RSUD baru yang dibangun Bupati KDS, lanjut dia, keberadaannya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai wilayah.

“Dulu misalnya warga Kertasari harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit. Setelah ada RSUD Bedas Kertasari kini warga bisa memperoleh layanan kesehatan yang lebih dekat dari tempat tinggal mereka,” ungkap Tri Rahmanto.

Kedua, program Beasiswa Ti Bupati atau yang dikenal dengan program BESTI. Program ini dinilai menjadi angin segar bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk tetap melanjutkan kuliah hingga selesai.

“Dulu banyak anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu tidak bisa melanjutkan kuliah. Kini mereka bisa mewujudkan cita-citanya dengan bantuan program Besti ini. Banyak masyarakat mengapresiasi program Besti ini,” ujarnya.

Selain itu, Bupati KDS juga memberikan perhatian penuh terhadap penguatan nilai-nilai agama dan pembangunan karakter dan akhlak generasi muda melalui pemberian insentif bagi 17.000 guru ngaji se-Kabupaten Bandung.

Langkah ini dinilai sangat tepat karena para guru ngaji memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di tengah masyarakat.

“Bupati KDS menggelontorkan anggaran sebesar Rp 109 miliar per tahun untuk insentif 17.000 guru ngaji se-Kabupaten Bandung. Ini menjadi bukti keberpihakan KDS terhadap pembangunan karakter dan akhlak generasi muda Kabupaten Bandung,” tegas Tri.

Bukan hanya di bidang sosial dan pendidikan, kebijakan di bidang pemukiman dan infrastruktur juga tak luput dari apresiasi. Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) membantu warga kurang mampu memiliki tempat tinggal yang layak dan aman untuk ditempati.

Selama lima tahun kepemimpinan Bupati Bandung saat ini, sebanyak 32 ribu unit rutilahu yang tersebar di 31 kecamatan Kabupaten Bandung telah diperbaiki.

Selain 32 ribu rutilahu yang telah diperbaiki, Bupati Bandung KDS juga secara bertahap berhasil merealisasikan program jalan mulus di 31 kecamatan.

Perbaikan jalan di berbagai wilayah ini, dinilai sangat penting karena memperlancar akses perekonomian warga, mempermudah distribusi hasil bumi petani, serta memperlancar mobilitas warga sehari-hari.

“Kebijakan yang diambil KDS bukan hanya sekadar merealisasikan janji politik, namun juga sangat menyentuh langsung kebutuhan paling dasar masyarakat. Manfaatnya dirasakan merata, dari warga di perkotaan hingga ke pelosok desa. Inilah bentuk pemerintahan yang hadir, peduli, dan bekerja sepenuh hati untuk rakyat,” tambah Tri Rahmanto. (**)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru