Bandung Jadi Saksi Kejayaan Tenis Meja ASEAN, Indonesia Raih Trofi TTACC 2026 dan ONIC Sport Juara U-13 ‎

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:54 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuNews.Net

‎BANDUNG – Gelaran Table Tennis ASEAN Club Championship (TTACC) 2026 resmi berakhir dengan prestasi membanggakan bagi Indonesia. Tampil sebagai tuan rumah, tim Indonesia berhasil mengukuhkan diri sebagai juara pada kategori Mix Team Event setelah melewati pertandingan final menghadapi Thailand.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎Kejuaraan yang berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, 13 Juni 2026 tersebut menghadirkan persaingan ketat antar klub tenis meja terbaik di Asia Tenggara.

Sebanyak enam negara ambil bagian dalam ajang ini, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Para peserta bersaing dalam dua kategori utama, yaitu Mix Team Event dan STIGA Cup U-13 Team Event yang menjadi bagian dari program pembinaan atlet muda.

‎Perjalanan Indonesia menuju gelar juara tidak diraih dengan mudah. Setiap pertandingan menghadirkan tantangan karena seluruh negara peserta membawa atlet-atlet terbaiknya. Namun, konsistensi permainan dan dukungan publik Bandung mampu menjadi tambahan motivasi hingga akhirnya Indonesia berhasil mengangkat trofi juara setelah mengatasi perlawanan Thailand di laga final.

‎‎Sementara itu, perhatian juga tertuju pada sektor usia muda. Dalam kategori STIGA Cup U-13 Team Event, ONIC Sport berhasil mencatatkan prestasi terbaik dengan keluar sebagai juara. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet tenis meja usia dini di Indonesia terus berkembang dan memiliki potensi besar di masa depan.

‎‎Ketua Panitia TTACC 2026, Yon Mardiyono, menilai kehadiran turnamen ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas persaingan tenis meja antar klub di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, TTACC dirancang bukan hanya sebagai ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sebagai panggung bagi klub-klub terbaik ASEAN untuk saling mengukur kemampuan dan memperluas pengalaman bertanding.

‎‎Dengan konsep kompetisi yang mempertemukan tim-tim unggulan dari berbagai negara, TTACC diharapkan mampu menghadirkan atmosfer pertandingan bergengsi seperti kompetisi klub besar di dunia olahraga. Melalui ajang ini, para atlet memiliki kesempatan untuk menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda, sehingga kemampuan teknis dan mental bertanding mereka semakin berkembang.

‎‎Yon Mardiyono berharap penyelenggaraan TTACC dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan tenis meja di ASEAN sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat internasional.

‎‎Menurutnya, kehadiran TTACC bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet untuk meningkatkan pengalaman, mengasah mental bertanding, serta memperkuat hubungan olahraga antarnegara ASEAN.

‎Kesuksesan penyelenggaraan TTACC 2026 di Bandung menjadi langkah positif bagi perkembangan tenis meja kawasan. Indonesia tidak hanya berhasil meraih prestasi di arena pertandingan, tetapi juga menunjukkan kesiapan dalam menggelar kompetisi internasional sekaligus membangun regenerasi atlet melalui turnamen usia muda.

‎‎(Veroz)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru