Kurangi Sampah dan Limbah Makanan, Ketua DPRD Renie Rahayu Tekankan Perubahan Kebiasaan

satu news 01

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 21:31 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, ( Satunews.id ) – Komitmen menjaga lingkungan dan menekan volume sampah terus digaungkan di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung.

Begitu pula dengan yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, dirinya menghimbau seluruh jajaran anggota DPRD beserta fraksi untuk aktif menerapkan strategi Zero Waste (Nol Sampah) dan Zero Food Waste pada tahun 2026.

Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menciptakan budaya peduli lingkungan yang dimulai dari lingkungan pemerintahan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perubahan besar tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar, melainkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Saya tekankan kepada seluruh anggota DPRD agar membawa tempat makan dan tempat minum sendiri atau tumbler, guna meminimalisir tumpukan sampah anorganik berupa botol plastik maupun plastik bekas pembungkus makanan,” tegas Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie.

Ia menilai, kebiasaan penggunaan botol plastik sekali pakai dan kemasan makanan instan di lingkungan kantor selama ini menjadi salah satu penyumbang meningkatnya volume sampah anorganik. Karena itu, DPRD Kabupaten Bandung diharapkan mampu menjadi contoh nyata dalam membangun budaya ramah lingkungan.

“Saya juga menghimbau agar seluruh ruangan Fraksi, Komisi, serta unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bandung agar menyediakan dispenser beserta gelas guna mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan sekali pakai. Langkah sederhana ini merupakan bagian dari komitmen nyata dalam mendukung program Zero Waste dan membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan DPRD Kabupaten Bandung,” tegasnya

Renie juga berharap strategi ini supaya di terapkan seluruh ruangan OPD di lingkungan perkantoran pemerintah kabupaten Bandung, imbuh Renie.

Tak hanya persoalan sampah plastik, Renie juga menyoroti pentingnya pengendalian limbah makanan atau food waste yang kerap dianggap sepele. Menurutnya, masih banyak makanan yang terbuang percuma dalam berbagai kegiatan rapat maupun acara seremonial pemerintahan. Padahal, di sisi lain masih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Gerakan Zero Food Waste yang didorong DPRD Kabupaten Bandung diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran baru bahwa makanan bukan sekadar konsumsi, melainkan bentuk rasa syukur yang harus dihargai dan dimanfaatkan sebaik mungkin, Tuturnya.

Renie menegaskan, persoalan sampah saat ini telah menjadi isu serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup konsumtif menjadi lebih bijak dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Lingkungan yang bersih bukan diwariskan oleh kata-kata, tetapi oleh kebiasaan dan keteladanan. Jika hari ini kita mampu menghargai makanan, mengurangi sampah, dan menjaga bumi dengan tindakan kecil, maka sesungguhnya kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita nanti,” pungkas Renie Rahayu Fauzi.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kab Bandung Renie Rahayu Gelar Program Boling, Serap Aspirasi Masyarakat
PENGUKUHAN KEPENGURUSAN PENCAK SILAT MILITER DI WILAYAH KODAM III/SILIWANGI, PERKUAT PELESTARIAN BUDAYA DAN JIWA BELA NEGARA
DPP PCMI dan DPP LSM PMPRI Tegaskan Komitmen Mengawal Keadilan bagi Masyarakat Indonesia
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air Saat Kemarau
H. Deden Mulyana Hadiri Festival Ternak Domba Garut, Dukung Pelestarian Budaya dan Kemajuan Peternak
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Ribuan Alumni se-Indonesia Siap Hadiri Haul Akbar Cipasung Besok
Bupati Bandung Satukan Pemda, BBWS, dan TNI Bahas Penanganan Banjir dan Sampah

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:34 WIB

Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:40 WIB

Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:34 WIB

KDM Pastikan SPMB Jabar Transparan dan Tanpa Titipan, Orang Tua Diminta Tak Panik

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pekan Kreativitas Siswa dan Pelepasan Kelas VI SDN Cibereum Hilir 1: Merajut Kenangan, Mengukir Prestasi, Menyongsong Masa Depan Gemilang

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:41 WIB

MUSPROV III APINDO Kalbar Sukses Digelar, Edi Suhita Resmi Nahkodai Organisasi Pengusaha hingga 2031

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:26 WIB

PSEL Bandung Raya Tuai Kritik, WALHI Ingatkan Risiko Ekologis: “Jangan Ulangi Tragedi Leuwigajah”

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:21 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kota Cimahi Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah dan Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:20 WIB

35 Perusahaan dalam 5 Tahun Jadi Sorotan, PWDPI Desak Transparansi dan Penelusuran Aliran Dana

Berita Terbaru