Kurangi Sampah dan Limbah Makanan, Ketua DPRD Renie Rahayu Tekankan Perubahan Kebiasaan

satu news 01

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 21:31 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, ( Satunews.id ) – Komitmen menjaga lingkungan dan menekan volume sampah terus digaungkan di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung.

Begitu pula dengan yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, dirinya menghimbau seluruh jajaran anggota DPRD beserta fraksi untuk aktif menerapkan strategi Zero Waste (Nol Sampah) dan Zero Food Waste pada tahun 2026.

Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menciptakan budaya peduli lingkungan yang dimulai dari lingkungan pemerintahan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perubahan besar tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar, melainkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Saya tekankan kepada seluruh anggota DPRD agar membawa tempat makan dan tempat minum sendiri atau tumbler, guna meminimalisir tumpukan sampah anorganik berupa botol plastik maupun plastik bekas pembungkus makanan,” tegas Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie.

Ia menilai, kebiasaan penggunaan botol plastik sekali pakai dan kemasan makanan instan di lingkungan kantor selama ini menjadi salah satu penyumbang meningkatnya volume sampah anorganik. Karena itu, DPRD Kabupaten Bandung diharapkan mampu menjadi contoh nyata dalam membangun budaya ramah lingkungan.

“Saya juga menghimbau agar seluruh ruangan Fraksi, Komisi, serta unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bandung agar menyediakan dispenser beserta gelas guna mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan sekali pakai. Langkah sederhana ini merupakan bagian dari komitmen nyata dalam mendukung program Zero Waste dan membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan DPRD Kabupaten Bandung,” tegasnya

Renie juga berharap strategi ini supaya di terapkan seluruh ruangan OPD di lingkungan perkantoran pemerintah kabupaten Bandung, imbuh Renie.

Tak hanya persoalan sampah plastik, Renie juga menyoroti pentingnya pengendalian limbah makanan atau food waste yang kerap dianggap sepele. Menurutnya, masih banyak makanan yang terbuang percuma dalam berbagai kegiatan rapat maupun acara seremonial pemerintahan. Padahal, di sisi lain masih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Gerakan Zero Food Waste yang didorong DPRD Kabupaten Bandung diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran baru bahwa makanan bukan sekadar konsumsi, melainkan bentuk rasa syukur yang harus dihargai dan dimanfaatkan sebaik mungkin, Tuturnya.

Renie menegaskan, persoalan sampah saat ini telah menjadi isu serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup konsumtif menjadi lebih bijak dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Lingkungan yang bersih bukan diwariskan oleh kata-kata, tetapi oleh kebiasaan dan keteladanan. Jika hari ini kita mampu menghargai makanan, mengurangi sampah, dan menjaga bumi dengan tindakan kecil, maka sesungguhnya kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita nanti,” pungkas Renie Rahayu Fauzi.

Berita Terkait

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.
Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah
Kades Sayati Apresiasi Kunjungan Gubernur Jabar, Penanganan Banjir Jadek Diharapkan Segera Tuntas
Pentahelix Dayeuhkolot Normalisasi  Saluran, Berjibaku dengan Lumpur Demi Cegah Banjir

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terbaru