Prioritaskan Penanganan Pasien, RS Maranatha Permudah Administrasi BPJS dan Disdukcapil ‎

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:42 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuNews.Id

‎Kab,Bandung — Komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus diperkuat RS Maranatha melalui pengembangan gedung, penambahan fasilitas, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan berintegritas.Bertempat,di Rumah Sakit Maranaha ,Jl,Taman Kopo Indah 3,No 40218,(06-05-2026),

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan rumah sakit yang berfokus pada keselamatan pasien serta kemudahan akses bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Saat ini, RS Maranatha didukung sekitar 150 tenaga perawat dan 100 dokter, baik dokter umum maupun spesialis.

Besarnya jumlah tenaga kesehatan tersebut dinilai penting untuk menunjang pelayanan yang cepat, responsif, dan berkualitas.

‎Manajemen rumah sakit menegaskan bahwa proses rekrutmen tenaga perawat dilakukan secara selektif dengan mengedepankan kompetensi dan standar profesionalisme. Setiap calon tenaga kesehatan harus melalui tahapan penilaian sebelum bergabung memberikan pelayanan kepada pasien.

‎Tidak hanya merekrut, RS Maranatha juga disebut aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan terbaik secara optimal.

‎Selain penguatan SDM, RS Maranatha menghadirkan inovasi pelayanan administrasi yang terintegrasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Melalui kerja sama tersebut, pasien yang melahirkan di RS Maranatha kini dapat langsung memperoleh akta kelahiran bayi sebelum meninggalkan rumah sakit.

‎‎Layanan serupa juga diterapkan untuk penerbitan akta kematian, sehingga proses administrasi bagi keluarga pasien dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

‎Di sisi lain, perhatian terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan juga menjadi fokus rumah sakit. Melalui koordinasi internal yang diperkuat, termasuk keberadaan petugas khusus PPIC BPJS, RS Maranatha berupaya membantu penyelesaian berbagai kendala administrasi yang dihadapi pasien.

‎‎Manajemen menegaskan bahwa penanganan medis tetap menjadi prioritas utama. Pasien akan terlebih dahulu mendapatkan tindakan dan penanganan medis tanpa dibebani persoalan administrasi maupun biaya. Setelah kondisi pasien stabil, proses administrasi dan pembiayaan akan diselesaikan secara bertahap dan solutif.

‎Direktur RS Maranatha, dr. Ferdinan Sutejo, M.M.RS dan Dr. Hendra Subroto, juga menegaskan komitmen keterbukaan kepada masyarakat. Mereka membuka ruang bagi pasien maupun keluarga untuk menyampaikan masukan, keluhan, serta aspirasi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

‎Dengan berbagai pengembangan dan inovasi tersebut, RS Maranatha optimistis dapat menjadi rumah sakit rujukan yang unggul, tidak hanya dalam pelayanan medis, tetapi juga dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi masyarakat.

( Andi )

Berita Terkait

MARAKNYA TEMUAN DUGAAN SL ILEGAL PERUMDA AIR MINUM TIRTAJATI CABANG LOSARI MENCUAT
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Pimpinan Pusat Komunitas BBC: Dari Silaturahim ke Aksi Nyata: Organisasi Siap Kawal Politik Kerakyatan
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:51 WIB

25 Tahun Kota Cimahi: Dari Perjuangan Otonomi Menuju Kota MANTAP dengan Pembangunan yang Inklusif

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kades Ciangsana dan TP-PKK Kawal Posyandu Remaja, Cetak Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:35 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:30 WIB

Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:27 WIB

Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis

Berita Terbaru