Kunjungi Garut Selatan, Bupati Garut Tekankan Pentingnya Akselerasi Pembangunan  

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:00 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan arahan strategis kepada para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Mekarmukti, Caringin, dan Bungbulang di Aula Kantor Kecamatan Mekarmukti, Senin (23/2/2026).

GARUT, Mekarmukti – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan arahan kepada para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Mekarmukti, Caringin, dan Bungbulang. Dalam pertemuan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Mekarmukti, Senin (23/2/2026), Bupati Garut menekankan perlunya langkah lompatan (akselerasi) untuk mengatasi persoalan mendasar di wilayah selatan Garut.

Syakur mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sosial-ekonomi di Garut Selatan yang dinilai masih jauh dari harapan. Masalah kemiskinan ekstrem, angka putus sekolah, hingga tingginya angka kematian ibu dan anak menjadi pemicu utama perlunya pembangunan yang lebih signifikan.

“Tentu saja di otak saya bahwa harus ada akselerasi, dan akselerasi itu selalu membutuhkan dana yang besar. Contohnya kita ingin ada penyerapan tenaga kerja, ada industri, tapi tidak usah selalu industri pabrik, tapi pariwisata juga bisa menyerap tenaga kerja. Restoran hotel itu juga bisa menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti bahwa selama ini program pertanian dan peternakan di Garut Selatan belum memberikan hasil optimal karena lemahnya proses hilirisasi. Komoditas lokal seringkali dijual mentah tanpa adanya aktivitas yang memberikan nilai tambah (value added).

Secara spesifik, Bupati Garut mengidentifikasi Jagung sebagai komoditas paling strategis untuk saat ini. Ia menambahkan, jagung sendiri merupakan bahan baku utama pakan ternak yang sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program Makanan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat.

“Tapi dari sekian komoditi itu saya melihat ada yang potensial yaitu jagung. Karena jagung ini sekarang lagi ‘seksi’, kenapa ‘seksi’? Adalah komoditi yang diperlukan untuk mendukung dari bidang yang lain,” lanjutnya.

Sebagai solusi, Syakur berencana mengadopsi model ekosistem terintegrasi seperti yang diterapkan di Blitar. Dengan membangun pabrik pakan di lokasi yang dekat dengan lahan pertanian jagung dan sentra peternakan, ongkos produksi dapat ditekan secara drastis.

“Saya lihat di Blitar itu katanya mereka sudah ada ekosistem jadi pakannya disitu, peternakannya disitu sehingga ongkos produksi jadi murah sehingga ketika dijual secara keseluruhan harga telur di Blitar lebih murah dari Garut karena semua tergabung terintergrasi,” ujar Abdusy Syakur.

Melalui integrasi sektor pertanian jagung dan peternakan ayam pedaging, Bupati berharap Garut Selatan tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam rantai pasok pangan nasional, yang pada akhirnya akan menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Komandan (Wadan) Yonif TP 890/GS, Kapten INF Rahman Nur Rumagia.

(Asep R) **

Berita Terkait

Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80
Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini
KDM Pastikan SPMB Jabar Transparan dan Tanpa Titipan, Orang Tua Diminta Tak Panik
WIITEX 2026 Jadi Gerbang Ekspor Dunia, Jabar Perkuat Dominasi Teh, Kopi, dan Kakao Premium
Pekan Kreativitas Siswa dan Pelepasan Kelas VI SDN Cibereum Hilir 1: Merajut Kenangan, Mengukir Prestasi, Menyongsong Masa Depan Gemilang
MUSPROV III APINDO Kalbar Sukses Digelar, Edi Suhita Resmi Nahkodai Organisasi Pengusaha hingga 2031
PSEL Bandung Raya Tuai Kritik, WALHI Ingatkan Risiko Ekologis: “Jangan Ulangi Tragedi Leuwigajah”
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kota Cimahi Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah dan Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:34 WIB

Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:40 WIB

Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:34 WIB

KDM Pastikan SPMB Jabar Transparan dan Tanpa Titipan, Orang Tua Diminta Tak Panik

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pekan Kreativitas Siswa dan Pelepasan Kelas VI SDN Cibereum Hilir 1: Merajut Kenangan, Mengukir Prestasi, Menyongsong Masa Depan Gemilang

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:41 WIB

MUSPROV III APINDO Kalbar Sukses Digelar, Edi Suhita Resmi Nahkodai Organisasi Pengusaha hingga 2031

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:26 WIB

PSEL Bandung Raya Tuai Kritik, WALHI Ingatkan Risiko Ekologis: “Jangan Ulangi Tragedi Leuwigajah”

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:21 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kota Cimahi Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah dan Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:20 WIB

35 Perusahaan dalam 5 Tahun Jadi Sorotan, PWDPI Desak Transparansi dan Penelusuran Aliran Dana

Berita Terbaru