Tujuh Perusahaan Siap Berinvestasi, Kota Bandung Bakal Jadi Pionir Teknologi dan Energi Terbarukan

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:10 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Pemerintah Kota Bandung menyatakan kesiapannya menjadi pionir dalam pengembangan teknologi energi baru dan ekosistem mobil listrik di Indonesia.

Hal ini ditandai dengan hadirnya tujuh perusahaan teknologi dari berbagai negara yang siap berinvestasi di Bandung, termasuk pembangunan infrastruktur charging station dan jaringan energi mandiri berbasis tenaga surya.

Tujuh perusahaan tersebut di antaranya Starcharge (perusahaan baterai), Farmsent (perusahaan blockchain pertanian, aset dunia nyata dan carbon credit dubai), Yogo (perusahaan robotik), China Oriental Capital Group, PT. Nusantara Bumi Sangkara dan Ekta Duo.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan para pemangku perusahaan tersebut langsung diterima oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada silatuahmi bersama Irwata (Indonesia Real World Assets Technology Association) di Pendopo Kota Bandung, Jumat 18 Juli 2025 malam.

Farhan, menyampaikan, era teknologi bersih dan mobil listrik tidak bisa ditunda lagi. Karena itu, Bandung siap menjadi kota pelopor.

“Ekosistem mobil listrik harus dibangun di Kota Bandung. Dealership sudah mulai datang, maka infrastruktur seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) harus disiapkan. Selain itu, kami juga siapkan energi mandiri melalui microgrid berbasis tenaga surya,” ujarnya.

Menurutnya, sistem pembayaran digital dan konektivitas Internet of Things (IoT) memiliki peran penting dalam mendukung teknologi tersebut. Termasuk untuk rencana besar Kota Bandung mengoperasikan angkot cerdas berbasis listrik.

“Kalau semua sistemnya tertempel di mobil, pengemudi tidak akan terganggu dengan alasan klasik seperti kehabisan baterai atau kuota. Semuanya terhubung lewat IoT. Tapi ini butuh perubahan pola pikir. Kita harus berani tinggalkan cara lama dan beralih ke pola pikir masa depan,” katanya.

Tak hanya infrastruktur fisik, Farhan mengungkapkan terkait sistem pembayaran yang harus terintegrasi.

“Ketika isi daya mobil, pembayaran harus mudah dan digital. Karena itu, sistem pembayaran elektronik jadi bagian penting dari ekosistem ini,” katanya.

Namun, tantangan terbesar datang dari sisi regulasi. Banyak investor asing masih kesulitan memahami peraturan daerah dan undang-undang nasional.

“Sering kali yang bikin investor bingung itu peraturan kita. Maka kita butuh lembaga seperti IRWATA yang bisa menjembatani dan menjelaskan secara lengkap,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Irwata, Muhammad Sabdo Yusmintiarto, menambahkan, Kota Bandung akan menjadi kota pertama di Indonesia yang mengembangkan teknologi tokenisasi aset nyata atau RWA (Real World Assets).

“Lewat RWA, kami ingin Kota Bandung menjadi pelopor yang memulai sistem keuangan masa depan. Kita ingin dari Bandung, sistem ini menyebar ke seluruh Indonesia,” jelasnya.

RWA adalah aset fisik dunia nyata seperti properti atau energi yang diubah menjadi aset digital di blockchain. Teknologi ini diyakini akan menarik investasi besar, karena seluruh pembiayaannya murni dari swasta, tanpa utang.

“Target kami untuk tahun ini sekitar USD 500 juta atau sekitar Rp2 triliun bisa masuk ke Kota Bandung. Ini akan jadi pembuktian bahwa Bandung bisa menjadi pusat investasi teknologi bersih,” ungkapnya.

Investasi tahap awal, lanjutnya, akan difokuskan pada pembangunan charging station di berbagai titik yang akan ditentukan oleh Pemkot Bandung.

Keputusan ini diambil karena mitra yang dipilih adalah penyedia infrastruktur kendaraan listrik terbaik di dunia.

“Kami tidak menentukan lokasinya. Kami dengarkan kebutuhan Kota Bandung, tunjukkan saja titik-titiknya, nanti kami bangun,” kata Sabdo.

Sementara itu, Perwakilan dari Ekta Duo, Emil Bastian menyampaikan, Kota Bandung adalah lahan subur untuk pertumbuhan jangka panjang.

“Saat ini yang dibutuhkan pemikiran ke depan seperti Kota Bandung yang dipimpin oleh Pak Farhan, untuk membuat keputusan hari ini yang akan menentukan masa depan generasi kita. Kota Bandung adalah tempat yang tepat untuk menanam benih masa depan,” ungkap Emil.

Sebagai langkah lanjutan, Irwata akan kembali menggelar acara besar bertajuk Bandung Connectivity 4.0 rencana bakal digelar pada September mendatang.

“Setelah ini tidak ada seremoni lagi. Setelah ini adalah peluncuran,” tandasnya.

(dr.j)

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun
“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 14:29 WIB

Calon Anggota BPD Desa Jatireja, Narti Siti Fachriyati Siap Bawa Perubahan Positif

Kamis, 23 April 2026 - 10:19 WIB

Pelayanan KB Serentak Warnai HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Dinas DaldukPPA Sasar Tiga Wilayah

Minggu, 19 April 2026 - 23:51 WIB

Pengobatan Alat Vital Rajeg Tangerang H.Abdulazis Pusat Pembesar Kejantanan Pria

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Berita Terbaru