ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU – Pengelolaan anggaran di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu kembali menjadi sorotan tajam publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pembelian barang-barang elektronik dan furnitur yang dinilai sangat mewah, serta pengadaan pakaian dinas dan adat dengan nilai yang sangat besar, Sabtu, 18 April 2026.

Pengamat kebijakan publik,yudha, menyoroti bahwa belanja-belanja tersebut cenderung tidak mendesak dan dinilai menyimpang dari prinsip pengelolaan keuangan negara.

“Belanja barang-barang yang cenderung mewah dan tidak mendesak ini menunjukkan bahwa anggaran tidak dikelola dengan prinsip prioritas dan efisiensi,” tegas yudha.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah rincian belanja barang elektronik dan furnitur yang menjadi sorotan:

📦 RINCIAN BELANJA BARANG ELEKTRONIK & FURNITUR

No Nama Barang Nilai Anggaran Kode Rincian Objek

1.Smart TV Rp 74.000.000 (kode 54673343)

2.Laptop Rp 94.200.000 (kode 54673343)

3.Laptop Rp 171.200.000 (kode 61216204 )

4.Printer Rp 36.000.000 –

5.Printer Rp 14.800.000 –

6.Air Purifier Rp 48.500.000

7.Karpet Rp 88.800.000

8 Sofa Rp 60.000.000 –

TOTAL SEMENTARA ± Rp 587 Juta

👕 BELANJA PAKAIAN TEMBUS LEBIH DARI RP 450 JUTA

Selain barang elektronik, pengadaan pakaian dinas, pakaian adat, dan pakaian sipil juga menuai kontroversi karena nilainya yang mencapai lebih dari Rp 450 Juta. Dana tersebut terbagi dalam beberapa kode anggaran, antara lain:

– 61238851
– 61238899
– 61239023
– 61239059
– 61239244

Dengan rincian tersebut, total anggaran untuk belanja barang mewah dan pakaian saja diperkirakan menembus angka lebih dari Rp 1 Miliar.

🗣️ TANGGAPAN PENGAMAT

Yudha S.E menilai, pembelian barang-barang seperti Air Purifier, sofa bernilai tinggi, karpet mahal, hingga laptop dan TV dengan harga fantastis dinilai tidak mendesak dan berlebihan, terutama jika dibandingkan dengan kebutuhan mendesak masyarakat lainnya.

“Uang rakyat seharusnya digunakan untuk hal yang produktif dan berpihak kepada kepentingan umum, bukan untuk pemenuhan fasilitas berlebihan yang justru mencederai prinsip hemat dan efektif,” pungkasnya.

Hingga saat ini, publik menunggu penjelasan resmi dari pihak Sekretariat DPRD Pringsewu terkait rasionalitas pembelian barang-barang tersebut, ucap Hayat.

–Redaksi–

Berita Terkait

Meriah dan Khidmat! Pemdes Selawangi Gelar Tasyakuran Hajat Bumi, Dongdang Buah dan Sayuran Hasil Panen Warnai Pesta Rakyat
Dedikasi Tanpa Batas: Meski Belum Dilantik, Kepala Desa Terpilih H. Ibnu Rusdi Sigap Kawal Penyaluran Bansos KKS Di Kedungwaringin
Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak
Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026
Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar
H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif
Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru