Dayeuhkolot ( Satunews.id )— Kabupaten Bandung saat ini tengah dilanda serangkaian bencana alam di sejumlah wilayah, mulai dari angin puting beliung hingga banjir yang terjadi secara terus-menerus. Kondisi tersebut bahkan telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Sabtu (18/4/2026).
Menanggapi situasi ini, Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi.
“Atas nama Pentahelix, kami turut berduka cita atas adanya korban jiwa. Semoga almarhum/almarhumah ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya saat ditemui awak media di kantor sekretariat
Tri menegaskan bahwa bencana merupakan peristiwa yang tidak dapat diprediksi, sehingga diperlukan respons cepat dan kebijakan yang tepat dari seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna, yang dinilai telah mengambil kebijakan strategis dan berpihak kepada masyarakat.
“Sebagai Ketua Tim Pentahelix Dayeuhkolot , kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Bandung yang lebih memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat dibandingkan kegiatan seremonial,” katanya.
Menurutnya, keputusan Bupati untuk mengalihkan anggaran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-385 Kabupaten Bandung guna penanganan banjir bagi sekitar 58 ribu warga terdampak merupakan bentuk nyata kepemimpinan yang berempati tinggi serta memiliki skala prioritas yang jelas.
“Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan responsif terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak banjir,” tambahnya.
Tri juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan lainnya, terutama dalam situasi darurat seperti saat ini.
“Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh bahwa dalam kondisi darurat, keselamatan warga harus selalu menjadi yang utama,” pungkasnya.



























