*Diskannak Garut Perketat Pengawasan Rumah Potong Unggas untuk Jamin Kualitas Daging*

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 15:42 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Diskannak Garut Perketat Pengawasan Rumah Potong Unggas untuk Jamin Kualitas Daging*

*GARUTSATUNEWS.ID* – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut terus memperketat pengawasan terhadap Rumah Potong Unggas (RPU) guna menjamin higienitas dan kualitas daging unggas yang beredar di masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Diskannak Kabupaten Garut, drh. Agustina Dini Sapvita Pudiasari, menegaskan bahwa pemotongan unggas harus dilakukan di RPU sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam Pasal 61 undang-undang tersebut disebutkan bahwa pemotongan hewan atau unggas yang dagingnya diedarkan harus memenuhi kaidah kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan.

*Diskannak Garut Perketat Pengawasan Rumah Potong Unggas untuk Jamin Kualitas Daging*

“RPU memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran penyakit zoonosis dan memastikan daging ayam yang dihasilkan memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” ujar drh. Agustina, Kamis (6/2/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa RPU menjadi bagian krusial dalam rantai produksi unggas. “Sebagus apa pun pemeliharaan ayam di hulu, jika proses pemotongan di RPU tidak memenuhi standar, maka risiko penyebaran penyakit tetap tinggi,” katanya.

*Kendala Pengawasan dan Kurangnya Sanksi*

Drh. Agustina menjelaskan bahwa pengawasan terhadap RPU mencakup berbagai aspek, mulai dari kebersihan lokasi, sanitasi bangunan dan peralatan, hingga prosedur pemotongan dan kebersihan pekerja. Untuk memastikan standar tersebut, diperlukan pengawasan rutin, inspeksi, serta audit.

Namun, ia mengakui bahwa pelaksanaan pengawasan masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, sehingga mengakibatkan kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan dan pelaporan pelanggaran.

“Belum ada sanksi tegas bagi pengusaha yang tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pemotongan unggas karena keterbatasan sumber daya dan anggaran,” ungkapnya.

Selain itu, Diskannak juga melakukan pemeriksaan rutin dan pengujian laboratorium guna memastikan daging yang beredar aman untuk dikonsumsi. “Namun, karena keterbatasan, mekanisme ini belum bisa berjalan maksimal,” tambahnya.

*Edukasi dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat*

Di samping pengawasan teknis, Diskannak Garut juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih produk unggas yang sehat dan higienis, di samping pengujian laboratorium agar produk unggas tememilih produk unggas yang sehat.

“Kami terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya membeli produk unggas yang aman dikonsumsi serta cara memilih daging unggas yang higienis,” tutup drh. Agustina.

Dengan berbagai upaya ini, Diskannak berharap kualitas daging unggas di Kabupaten Garut dapat terus terjaga, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan keamanan pangan.
(Bang Nas)***

Berita Terkait

Sekda Sukabumi dan Pascasarjana Unpak Perkuat Sinergi, Dorong ASN Lanjut Studi untuk Tingkatkan Profesionalitas
Panen Lele KWT Cinta RW 21 Ciangsana, Bukti Nyata Perempuan Desa Menggerakkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga
Satresnarkoba Polrestabes Bandung Tebar Kepedulian, Berbagi Kebahagiaan untuk Warga melalui Program Ketahanan Pangan
Kawal Ketahanan Pangan, Polrestabes Bandung Pantau Panen Jagung dan Perkuat Swasembada Nasional
Polrestabes Bandung Perkuat Kemitraan dengan Petani, Dukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional
Bhabinkamtibmas Batununggal Tinjau Buruan SAE Sauyunan, Dukung Ketahanan Pangan dan Perkuat Kamtibmas
Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80
Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:09 WIB

Sekda Sukabumi dan Pascasarjana Unpak Perkuat Sinergi, Dorong ASN Lanjut Studi untuk Tingkatkan Profesionalitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:05 WIB

Panen Lele KWT Cinta RW 21 Ciangsana, Bukti Nyata Perempuan Desa Menggerakkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Bandung Tebar Kepedulian, Berbagi Kebahagiaan untuk Warga melalui Program Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIB

Kawal Ketahanan Pangan, Polrestabes Bandung Pantau Panen Jagung dan Perkuat Swasembada Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:37 WIB

Bhabinkamtibmas Batununggal Tinjau Buruan SAE Sauyunan, Dukung Ketahanan Pangan dan Perkuat Kamtibmas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:34 WIB

Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:40 WIB

Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:34 WIB

KDM Pastikan SPMB Jabar Transparan dan Tanpa Titipan, Orang Tua Diminta Tak Panik

Berita Terbaru