Wisuda Unggul, Kompetitif dan Adaptif: 350 Mahasiswa STIT Attaqwa dan STIT Muhammad Mardiana Dinyatakan Lulus

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 - 18:21 WIB

50320 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satunews.id 

JATINANGOR — Yayasan Harmoni Cendikia Insan menyelenggarakan acara wisuda bagi 350 mahasiswa dari dua lembaga perguruan tinggi, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiah (STIT) Attaqwa Gegerkalong Bandung dan STIT Muhammad Mardiana. Acara ini menandai pencapaian akademik mahasiswa yang telah menyelesaikan perkuliahan dan dinyatakan lulus. Rabu (22/01/2025).

“Kami bangga atas pencapaian mahasiswa kami. Wisuda ini merupakan bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Ketua STIT Muhammad Mardiyana H. Ii Sumantri, S. Ip., S.Ag., M.Ag., M.Si. didampingi Ketua STIT At Taqwa Dr. Isop Syafe’i, M. kepada awak media usai menggelar sidang senat terbuka di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor

Wisudawan hari ini berasal dari 4 (Prodi) program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (STIT At-taqwa), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Islam Anak Usia Dini dan MPI, bentuk apresiasi kelulusan itu adalah pelaksanaan wisuda. Oleh karena itu yang diwisuda hari ini betul – betul mahasiswa yang sudah lulus dibuktikan dengan SKL dan dibuktikan dengan Ijazah

“Kenapa ada sebagian SKL dan Ijazah karena yang dulu ada yang lulus tahun 2018 – 2019 itu sudah mendapat Ijazah tapi belum wisudah maka sekarang dilaksanakan wisuda,” tukasnya

Li Sumantri menyampaikan, bagi para wisudawan yang hari ini diwisuda sekali pun sudah menyandang gelar S.Pd. itu bukan merupakan salah satu tonggak, akan tetapi harus melakukan pembelajaran lebih lanjut bisa melakukan ke S2 dan sebagainya. Dan dicoba untuk mengamalkan ilmu beradaptasi karena kadang- kadang ilmu yang diperoleh tidak sesuai dengan pekerjaan yang ada di lapangan.

“Makanya saya bekerjasama dengan Tim bisnis berupaya membekali mahasiswa sekalipun seorang sarjana pendidikan tetapi dia juga mampu berbahasa jepang untuk bekerja kesana kemudian juga mampu untuk menjadi seorang Desainer dan Konseptor Makanan,” tambahnya

“Tentu hal ini berkaitan dengan aktivitas, kegiatan alumni kita di dunia kerja akan menjadi acuan penting dalam pengembangan kurikulum. Kolaborasi dengan pengguna (User) akan memastikan kurikulum yang disusun sesuai dengan kebutuhan lapangan. Hal ini membutuhkan masukan. Dengan demikian, kurikulum akan dikembangkan menjadi lebih aplikatif, siap pakai, dan tidak hanya berbasis konsep keilmuan,” terang Li Sumantri

Untuk pengembangan universitas kedepan, imbuh Ketua H.li, untuk STIT Muhammad Mardiana hari ini mengajukan penambahan 3 Prodi kemudian yang STIT At-taqwa Gegerkalong Bandung itu menyelenggarakan mengajukan program pasca sarjana S2

“Nanti kedepannya akan di Merjer menjadi Institut. Karena, kalau sekarang sekolahnya masih Sekolah Tinggi Mutarbiah nanti konsep ilmun Pendidikan semua nanti digabung ada jurusan hukum, komunikasi pelajaran Islam. Sehingga nanti akan melahirkan Fakultas Tarbiah, Syariah dan Fakultas Dakwah atau ekonomi dan bisnis sehingga akan meng kerucut menjadi satu bentuk lembaga namnya Institut Agama Islam Bandung,” terang H. Li Sumantri

Untuk Tema wisuda tahun ini adalah “Unggul, Kompetitif dan Adaptif”, yang mencerminkan harapan lembaga untuk melahirkan lulusan yang siap bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kami berharap lulusan kami dapat menjaga nama baik almamater, meningkatkan kualitas keilmuan, dan berbakti kepada nusa bangsa,” kata Ketua STIT Muhammad Mardiana H. Li Sumantri

(Asp)

Berita Terkait

Polda Jabar Imbau Warga Gunakan Masker untuk Antisipasi Abu Vulkanik
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
SUBLING Putaran ke-100 di Masjid As-Salam, Kades Ciangsana Ajak Seluruh Elemen Desa Bersatu dalam Syiar dan Keteladanan Nabi
Kapolda Jabar  Kunjungan Kerja ke Polres Pangandaran, Tekankan Personil Pahami Permasalahan Masyarakat
PLN Dorong Ekonomi Sirkular di Palembang lewat Gerobak Listrik GEMPITA  
H. Juharman Memberi Bantuan Ke Warga Kampung Meranjat Korban Kebaran  
Unit Ranmor Polrestabes Palembang Amankan Tersangka Penggelapan Sepeda Motor
Perkuat Nilai Spiritual, Lapas Kelas I Palembang Ajak Warga Binaan Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:26 WIB

Renovasi SDN 026 Bojongloa Dimulai, Pemkot Pastikan Hak Pendidikan Siswa Tetap Terjaga

Senin, 7 September 2026 - 16:00 WIB

Pemkot Bandung Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Abu Vulkanik, Warga Diimbau Tetap Waspada

Senin, 7 September 2026 - 15:07 WIB

471 KPM Desa Situsari Terima Bantuan Beras, Kades Dahlan: Harus Tepat Sasaran dan Benar-Benar Bermanfaat

Senin, 7 September 2026 - 14:34 WIB

WASPADA DEBU VULKANIK! Pemdes Jonggol Ingatkan Warga Lindungi Diri dan Keluarga dari Potensi Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Kertajati Disiapkan Jadi Alternatif Penerbangan

Minggu, 6 September 2026 - 21:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Disdik Wajibkan Masker di Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 21:10 WIB

BPBD Bandung Latih Warga Rusunawa Cingised Hadapi Bencana Lewat Simulasi Evakuasi

Minggu, 6 September 2026 - 20:56 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Berita Terbaru