PT. “K” Line (Indonesia) Lakukan Kegiatan CSR “Green Growth” untuk Membangun Ekosistem Hijau di Indonesia

- Redaksi

Rabu, 16 Oktober 2024 - 12:33 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT. “K” Line (Indonesia) berkolaborasi dengan LindungiHutan melakukan program CSR di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk pada 27 September 2024.

PT. “K” Line (Indonesia), perusahaan yang bergerak dalam jasa pengiriman barang internasional, berkolaborasi bersama LindungiHutan dalam rangka program Corporate Social Resposibility (CSR) bertajuk “Green Growth: Membangun Ekosistem Hijau bersama PT. “K” Line (Indonesia)” di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (27/9).

Program tersebut merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam bertanggung jawab sekaligus pelopor industri maritim yang mendukung keberlanjutan lingkungan serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di masyarakat

Presiden Direktur  PT. “K” Line (Indonesia), Mr. Koji Nishikawa, menyatakan, “Kegiatan yang telah kami lakukan  untuk mendukung keberlanjutan lingkungan adalah melalui kegiatan pembersihan di area pantai, pembersihan di area sungai, dan kegiatan terbaru ini yaitu penanaman mangrove.”

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT. “K” Line (Indonesia) dan LindungiHutan Tanam Mangrove di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk

Dalam upaya mengatasi perubahan iklim, PT. “K” Line (Indonesia) bekerja sama dengan LindungiHutan menanam 301 bibit mangrove (Rhizophora sp.) di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara (27/9).

Aksi penghijauan menjadi langkah strategis untuk menjaga ekowisata mangrove di Pantai Indah Kapuk. Area ini berada di wilayah pesisir bagian utara kota Jakarta yang rentan dari ancaman abrasi dan kenaikan muka air laut. Melalui penanaman mangrove,   PT. “K” Line (Indonesia) berkontribusi guna memperkuat garis pantai sebagai benteng alami dan mengembalikan fungsi ekosistem mangrove sebagai komponen penting dalam penyerapan karbon dan menjaga keanekaragaman hayati di sekitarnya.

“Ekosistem mangrove memiliki potensi besar untuk mengurangi dampak buruk perubahan iklim dan menunjukkan tingkat stabilitas ekologi yang lebih tinggi,” ujar Koji Nishikawa mengenai alasan mengapa PT. “K” Line (Indonesia) memilih kegiatan tanam mangrove.

Keberadaan hutan mangrove di PIK menjadi kawasan ekowisata yang menjadi daya tarik masyarakat lokal maupun internasional. Upaya PT. “K” Line (Indonesia) melalui penanaman mangrove juga membantu masyarakat dengan menjaga kawasan ekowisata yang menjadi daya tarik wisata berbasis alam di sekitaran kota Jakarta.

Kegiatan penanaman ini turut dihadiri oleh Presiden Direktur  dari PT. “K” Line (Indonesia) Mr. Koji Nishikawa, juga dihadiri oleh para Direktur dan karyawan PT. “K” Line (Indonesia), serta  tim LindungiHutan.

Presiden Direktur  PT. “K” Line (Indonesia), Mr. Koji Nishikawa, menyatakan antusiasme dalam kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan simbol dedikasi perusahaan dalam mendukung konservasi lingkungan.

LindungiHutan juga melibatkan Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove, yang diketuai oleh Ujang Kustiawan. Kelompok tani dilibatkan dalam proses penanaman mulai dari penyiapan ratusan bibit mangrove, penanaman, hingga proses penyulaman dan pemantauan bibit mangrove yang telah ditanam.

Dengan kolaborasi yang terjalin, LindungiHutan berkomitmen tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberdayakan mitra petani guna meningkatkan kualitas program CSR dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar 23%.

Ujang Kustiawan mengapresiasi kegiatan penanaman bibit mangrove PT “K” Line Indonesia membuktikan bahwa masih ada perusahaan yang peduli pada lingkungan sekitarnya.

Kontribusi untuk Mengatasi Perubahan Iklim

Kepedulian terhadap lingkungan terutama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca menjadi salah satu komitmen PT. “K” Line (Indonesia). Terhitung, luasan mangrove yang ditanam sebesar 301 meter persegi diestimasikan menyerap emisi karbon sebesar 19 kg CO2eq. Jumlah serapan karbon ini dapat bertambah seiring waktu.

Mangrove dikenal memiliki kemampuan dalam menyerap emisi karbon. Karbon organik tanah yang disimpan di hutan mangrove lebih banyak sebesar 1700 ton CO2eq, dibanding di hutan tropis  sebesar  200 ton CO2eq. Hal ini menandakan bahwa ekosistem mangrove berperan penting dalam menyerap emisi karbon. Oleh karena itu, hutan mangrove patut dijaga kelestariannya dari ancaman alih fungsi lahan yang dilakukan oleh manusia.

Terakhir, PT. “K” Line Indonesia menekankan bahwa kontribusi ini dapat berdampak bagi masa depan sebab mendukung pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 13 tentang penanganan perubahan iklim dan poin 14 tentang ekosistem lautan. “Dengan berkontribusi pada tindakan kecil dalam melestarikan lingkungan dan perubahan iklim, dampaknya akan tercermin pada lingkungan di masa mendatang,” ucap Koji Nishikawa.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 886 ribu pohon telah ditanam bersama 566 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Tentang PT. “K” Line (Indonesia)

PT. “K” Line (Indonesia) yang berdiri pada tanggal 1 Agustus 1996, bertindak sebagai agen luar negeri untuk Kawasaki Kisen Kaisha, Ltd., Jepang. Dan efektif tahun 1997 PT. “K” Line (Indonesia) mulai menangani Keagenan PCC/RORO untuk menangani Impor/Ekspor mobil CBU/mesin berat, dan Kapal Curah untuk mengangkut bijih besi, batu bara, biji-bijian dan bahan baku kertas (serpih dan pulp). Selama dua dekade PT. “K” Line (Indonesia) telah mendirikan beberapa perusahaan afiliasi yang saling mendukung untuk memberikan Layanan Satu Atap (One-Stop Service) untuk para pelanggannya. Dan selama bertahun-tahun PT. “K” Line (Indonesia) juga mengeksplorasi ekspansi ke banyak peluang bisnis baru di sektor Logistik.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Grand Opening Lamama Asian Cafe and Bakery Hadirkan Kuliner Nusantara hingga Fasilitas Baking Class dan Cooking Class untuk UMKM
THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit
Pelantikan, Seminar dan Silakwil MES Jabar: Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah Inklusif
MAREMA Batch 7 Hadir di Lengkong, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas Lewat Digital Marketing
Dari Semarang ke Bandung: Warisan Kuliner Kepala Manyung Bu Fat Sejak 1969 Kini Bisa Dinikmati
BSI Support Beauty Your Fest 2026, Puluhan Brand Beauty Lokal Tampil di Summarecon Mall Bandung
Pameran IFBEX 2026 Sukses, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
AstraPay Resmi Diluncurkan: Solusi Pembayaran Digital yang Mudah dan Aman

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru