*Khususiah Mengaku Seperti Disambar Petir Jika Yayasannya Sudah Dijual Ardi dan Sri Serta Oknum Kades

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2024 - 13:15 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung-Ketua Pembina Yayasan Ainur Santri Nusantara Khususiyah mengaku tidak ada hujan tidak ada angin, tiba-tiba ada tamu kehormatan datang ke rumah nya Srinoer Hayati(anggota pembina Yayasan Santri Nusantara Pesawaran), Agus Yunarto, (Ketua Pengawas) dan Zakia Ahada Fanka,(bendahara).

Ketua Pembina Yayasan Khususiyah Merasa senang hati sambut kedatangan dengan riang gembira. Namun setelah beberapa saat ngobrol santai tiba-tiba Sri Noer Hayati menyampaikan kedia jika kampus sudah mereka jual.

“Lalu dia mengatakan kedatangannya menemui saya mintak tanda tangan saya, saya kaget seperti di sambar petir, nggak ada mendung kok ada petir, saya kaget dan nggak bisa bicara apa-apa langsung saya jawab gak bisa, dan gak boleh di jual,”tegas Khususiah kepada Sri Nurhayati kepada awak media group PWDPI pada Kamis (2/5/2924).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khususiyah mengatakan ahirnya mere ka pulang. Namun selang beberapa hari kemudian datang lagi bersama M, Ardi (Ketua Yayasan), ada 4 orang, dengan maksud yang sama yaitu minta tanda tangan ketua pembina, Namun Khususiyah mengaku tetap pada pendiriannya.

“Tidak ada jual beli kampus apalagi yayasan karena tujuan kampus dan yayasan untuk bisa banyak membantu orang, tujuan awalnya akhirat kok malah di jual,”tegasnya kepada Ardi dan Lainnya.

Lalu Ketua Pembina tannya dengan mereka telah dijual berapa kampus tersebut kepada pihak lain. Lalu masih kata Khususiah dijawab dijual Rp 1,8 Miliar

“Saat saya tannya dijual berapa, Jawab mereka telah dijual Rp1,8, dan baru di DP. Panjar tersebut pengakuan mereka telah dibagi ketua yayasan, anggota pengawasan Edi Wartoyo. ketua yayasan juga turut serta menyampaikan hal yng sama. Akhrinya mereka pulang,”ungkap Khususiyah.

Dikesempatan yang lain juga kata Khususiyah, dirinya pernah dipananggil oleh Ketua Yayasan M.Ardi, dengan di saksikan beberapa saksi di rumah 2 orang dan di kantor 6 orang, bahwa Ketua Yayasan menyampaikan kampus telah di jual.

“Bahkan M.Ardi mengakui jika dirinya baru di kasih uang sekitar 25 juta, padahal menurutnya dia mintak seharga mobil Avanza. Ardi juga cerita Kepala Desa Penjambon pak Edi Wartoyo juga dikasih Rp25 juta dengan pesanan yang sama dengan Ardi,”tegas Khususiah.

Terpisah, Ketua Yayasan M.Ardi saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengelak. Dia mengatakan jika tidak pernah menjual yayasan.

“Ya monggo datang kepembelinya pak kalok emang britanya seperti itu dari klien bapak dijual kesiapa . Karana saya tidak merasa menjual,”Ujar Ardi Singkat Pada Kamis (2/5/2024).

Sementara dikonfirmasi secara terpisah juga, Anggota Dewan Pembina Sri Nurhayati saat dikonfirmasi melalui via telpon hingga berita ini diturunkan belum ada balasan.(Tim).

Berita Terkait

Grand Opening Lamama Asian Cafe and Bakery Hadirkan Kuliner Nusantara hingga Fasilitas Baking Class dan Cooking Class untuk UMKM
THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit
Pelantikan, Seminar dan Silakwil MES Jabar: Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah Inklusif
MAREMA Batch 7 Hadir di Lengkong, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas Lewat Digital Marketing
Dari Semarang ke Bandung: Warisan Kuliner Kepala Manyung Bu Fat Sejak 1969 Kini Bisa Dinikmati
BSI Support Beauty Your Fest 2026, Puluhan Brand Beauty Lokal Tampil di Summarecon Mall Bandung
Pameran IFBEX 2026 Sukses, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
AstraPay Resmi Diluncurkan: Solusi Pembayaran Digital yang Mudah dan Aman

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru