Nama Asep Kian Langka, KAA ke-7 Jadi Momentum Jaga Warisan Nama Sunda Hingga Akhir Zaman

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 21:16 WIB

500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, – Satunews.id

Ratusan anggota Paguyuban Asep Dunia berkumpul dalam Konferensi Asep Asep (KAA) ke-7 yang digelar di Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat, Jalan Naripan, Kota Bandung, Sabtu (7/11/2026).

Salah satu tokoh yang hadir adalah Ketua Pembina DPW Priangan Barat, *Asep Mulyana, SE., MM.* Ia menegaskan, KAA ke-7 ini memiliki dua tujuan utama, yakni mempererat silaturahmi sekaligus menambah anggota baru.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang pertama mempererat lagi tali silaturahmi antar sesama Asep. Kedua, menambah nama-nama anggota Asep lagi. Banyak yang namanya Asep yang belum tahu kalau ini ada perkumpulan Asep,” ujar Asep Mulyana.

Menurutnya, Paguyuban Asep Dunia harus menjadi wadah penghujung nama yang lestari sampai akhir. Pasalnya, nama Asep saat ini sudah mulai langka.

“Semoga paguyuban ini salah satu penghujung nama yang lestari sampai akhir. Karena nama Asep itu sudah langka,” tegasnya.

*Sejarah Nama Asep Sejak 1600-an*

Asep Mulyana kemudian menceritakan sejarah panjang nama Asep yang sudah ada sejak tahun 1600-an.

“Dulu lahirnya Asep itu di tahun 1600-an. Adanya Asep Jamu, Pangeran Kornel, Asep Santri dengan Pangeran Santri, dan Asep Ema di Sumedang,” jelasnya.

Nama Asep kembali banyak digunakan pada tahun 1900-an, di zaman generasinya. Namun, memasuki tahun 2000-an, tren pemberian nama mulai bergeser ke nama-nama bernuansa Arab dari arah barat.

“Terus tahun 2000-an sudah ganti nama itu ke arab-araban semua,” katanya.

Kemudian pada 2010-an, tren kembali bergeser ke nama-nama kebarat-baratan, seperti Kevin dan nama modern lainnya.

“2010-an itu sudah ke barat-baratan, misalnya ada Kevin, ada ini,” ungkapnya.

*Angkat Lagi Nama Asep Sejak 2015*

Melihat nama Asep mulai tenggelam, pada tahun 2015 Asep Mulyana bersama para pegiat Paguyuban Asep mulai mengangkat kembali nama Asep agar tidak punah.

“Yang 2015 saya mengangkat nama Asep ke ini lagi,” ujarnya.

Komitmen itu juga ia buktikan dalam keluarganya sendiri. Meskipun anaknya perempuan, ia tetap memberikan nama Asep.

“Kebetulan anak kami meskipun perempuan namanya Aneska Alicia Asep Gusti, umur 7 tahun perempuan,” katanya bangga.

*Konferensi Dua Tahun Sekali, Sekretariat di Garut*

Asep Mulyana memastikan, Konferensi Asep Asep ini akan terus berlanjut dan digelar secara rutin.

“Acara ini akan berlanjut, Konferensi Asep Asep itu dua tahun sekali,” jelasnya.

Saat ini, sekretariat Paguyuban Asep Dunia berada di Garut, di kediaman Presiden Paguyuban Asep Dunia, *H. Asep Jaelani, http://S.Pd., http://M.Pd.*

“Kalau sekretariatnya sekarang masih di Garut, di rumahnya Presiden Asep namanya Pak Haji Asep Jaelani,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jokowi Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI-Polri Jaga PN Jakarta Timur
Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Enam Rumah Dilalap Api di Kampung Dayeuh, Kades Jamhali BJ Turun Langsung Pastikan Warga Terdampak Tak Sendirian
SERBU PACU Klapanunggal: Seribu Pohon Ditanam, Masa Depan Anak Cucu Dipertaruhkan
Festival Kemerdekaan HUT RI ke-81 di Puri Harmoni 7: Karnaval, Fashion Show, dan Drama Kerajaan Kobarkan Semangat Generasi Bangsa
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Total Kerugian Masih Dihitung
Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father
Milad Kades Cipeucang Jadi Momentum Berbagi, Puluhan Lansia Tersenyum Terima Sembako di Tengah Pengajian Majelis Taklim

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:38 WIB

Farhan Turun ke Cipadung, Pastikan Rutilahu, Sampah, dan Drainase Segera Dibereskan

Rabu, 4 November 2026 - 09:58 WIB

Dukcapil Lebong Genjot Perekaman KTP-el Sambut Pilkades Serentak di 78 Desa Tahun 2026

Rabu, 4 November 2026 - 03:04 WIB

Tiga jenderal jadi tersangka penyadapan presiden, termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 23:39 WIB

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Jabar Irjen Hengki Silaturahmi ke Pemprov Jabar di Gedung Sate

Selasa, 3 November 2026 - 23:29 WIB

Pemkot Bandung Tertibkan PKL Bundaran Cibiru: Tanpa Kompensasi, Dagang Boleh Tapi Harus Tertib

Selasa, 3 November 2026 - 23:24 WIB

48 Bangli di Soekarno-Hatta Ditertibkan, Pemkot Bandung Kembalikan Fungsi Trotoar dan Drainase

Senin, 2 November 2026 - 14:31 WIB

Wagub Jabar Erwan Setiawan Lepas ASN Purna Tugas di Gedung Sate

Minggu, 1 November 2026 - 23:45 WIB

Kejati Jabar Gelar Bazar Lelang Barang Bukti dan Rampasan di Momentum Car Free Day

Berita Terbaru