Gentengisasi: Bukan Sekadar Atap, Tapi Menghidupkan Ekonomi Akar Rumput

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:06 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gentengisasi: Bukan Sekadar Atap, Tapi Menghidupkan Ekonomi Akar Rumput

Satunews.id, Purwakarta – Program Gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar soal mengganti bahan atap yang lebih sehat. Di baliknya ada arah kebijakan strategis: mengangkat martabat usaha lokal, memberdayakan perajin rakyat, dan membangun kemandirian ekonomi dari bawah.

Selama ini industri kecil kerajinan tanah liat kerap terpinggirkan produk pabrikan besar. Lewat Gentengisasi, negara membuka pasar yang luas sekaligus mendorong peningkatan kualitas agar UMKM mampu bersaing.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumat, 2 Oktober 2026, Kecamatan Plered, Purwakarta menjadi saksi awal pelaksanaan Gentengisasi Nasional. Sebanyak 500 ribu genteng karya perajin lokal dikirim menggunakan 125 truk.

Peluncuran dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, serta jajaran DPRD dan pejabat terkait.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan program ini bukan sekadar urusan pasokan material.

“Kita ingin memberdayakan UMKM, tapi kualitasnya di-upgrade dulu. Ada efek berantai: UMKM tumbuh, kualitas meningkat, dan pasar terbuka lebar,” ujar Bang Ara.

Plered yang lama dikenal sebagai sentra genteng kini dihadapkan pada peluang sekaligus tantangan: memproduksi massal dengan standar mutu ketat.

Dari persiapan sekitar enam bulan, pemerintah menemukan banyak perajin belum memenuhi standar dan belum mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI). Pemprov Jabar bersama Pemkab Purwakarta dan Majalengka pun melakukan pendampingan menyeluruh.

Sekda Jabar Herman Suryatman menyebut pembinaan terus dilakukan dan ekosistem supply-demand akan dipertemukan langsung agar kebutuhan program perumahan terhubung dengan kapasitas produksi lokal.

Kepala UPTD Sentra Keramik Plered Mumun Maemunah menyebutkan, dari 78 perajin di sentra tersebut baru sebagian terlibat. Tiga perajin sudah ber-SNI, sisanya didorong Dinas Koperasi dan UKM untuk segera sertifikasi. Seluruh produk yang dikirim telah lulus uji Balai Besar Keramik.

Penguatan sentra juga dilakukan di Majalengka. Pada 8 November 2026 mendatang akan dikirim 2,4 juta genteng menggunakan 600 truk dengan melibatkan 45 perajin. Sebanyak 34 perajin telah ber-SNI, 11 lainnya lolos uji keandalan.

Pemerintah juga mendorong akses pembiayaan UMKM perajin melalui BRI dan Bank BJB untuk pengembangan kapasitas usaha.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menambahkan, genteng ini akan menggantikan atap asbes dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sehingga lebih sehat bagi warga penerima manfaat.

Program Gentengisasi akan bernilai jika tidak berhenti pada pemenuhan pesanan. Target akhirnya adalah perubahan struktur: dari sekadar pemasok menjadi pelaku usaha mandiri, berstandar, dan berdaya saing. Ketika perajin naik kelas, ekonomi rakyat pun naik kelas.

(**)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru