Iswara: DPRD Jabar Dukung Asuransi Aing, 5,4 Juta Pekerja Informal Bakal Terlindungi

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 19:21 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iswara: DPRD Jabar Dukung Asuransi Aing, 5,4 Juta Pekerja Informal Bakal Terlindungi

Satunews.id, Kota Bandung – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, menegaskan DPRD Jabar mendukung penuh program Asuransi Aing yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk perlindungan 5,4 juta pekerja informal.

Menurut Iswara, program tersebut sudah resmi masuk dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, Asuransi Aing memang dalam pembahasan KUA-PPAS 2027 sudah dibahas dan sudah dimasukkan. Angkanya 5,4 juta pekerja informal,” kata Iswara di Bandung, Selasa (22/9/2026).

Meski telah masuk KUA-PPAS, Iswara mengingatkan realisasi program masih bergantung pada kondisi fiskal daerah. Pembahasan RAPBD Murni 2027 akan menjadi penentu apakah program tersebut bisa berjalan sesuai rencana.

“Mudah-mudahan pada saat pembahasan RAPBD Murni 2027, likuiditas kita cukup terjaga, sehingga apa yang sudah disepakati dalam KUA-PPAS ini dapat kita laksanakan,” ujarnya.

Iswara secara tegas menyatakan Fraksi Partai Golkar memberikan dukungan penuh terhadap Asuransi Aing. Ia menilai perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal merupakan kebutuhan mendesak.

“Saya secara pribadi dan kami Fraksi Golkar melihat ini sebuah program yang baik. Kami mendukung program ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, kunci keberlanjutan program ada pada pencapaian target pendapatan daerah, baik dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dana transfer pusat.

“Kita berdoa target pendapatan kita tercapai, baik PAD maupun pendapatan transfer dari pusat,” katanya.

Iswara juga berharap transfer anggaran dari pemerintah pusat kembali normal, mulai dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dana bagi hasil, hingga dana bagi hasil cukai tembakau.

Selain itu, ia menyoroti dana kurang salur dari pusat ke Pemprov Jabar sebesar Rp1,22 triliun yang hingga kini belum cair, padahal sudah memiliki landasan hukum berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

“Mudah-mudahan kurang salur Rp1,22 triliun yang sudah ada PMK-nya itu bisa segera direalisasi, sehingga likuiditas kita di 2027 kembali normal,” pungkasnya.

(**)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru