Terpilih Program Kementerian Terkait Sampah, Pemdes Marsel Gelar Sosialisasi, Kecamatan Selalu Responsif Keluhan Warga

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 13:58 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

MARGAHAYU – Pemerintah Desa Margahayu Selatan (Marsel) memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Tingkat Desa Pembentukan/Penguatan Organisasi Tata Kelola Layanan Pengumpulan Sampah di Hulu Secara Terpilah Tingkat Desa yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) wilayah Kabupaten Bandung di Aula Desa Margahayu Selatan, Jumat (18/9/2026).

Desa Marsel terpilih sebagai salah satu dari 4 desa se-Kabupaten Bandung yang mendapatkan program pengelolaan sampah dari Kementerian PU. Sosialisasi diikuti berbagai unsur masyarakat mulai dari RT, RW, pegiat sampah, tokoh masyarakat, Puskesmas, PKK, Karang Taruna, pemuda, pedagang, Bhabinkamtibmas hingga Babinsa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi pembangunan Kecamatan Margahayu Emita Susilayati, S.E,. M.M. mewakili Camat Margahayu, Dr. Nurhazanah, S.STP., M.tr.I.P., M.A.B, yang hadir dalam sosialisasi tersebut menyambut baik program dari Kementerian PU dan menegaskan komitmen pihaknya untuk selalu responsif terhadap setiap keluhan warga.

“Jadi kami selama ini bersama dengan desa, senantiasa berupaya respon cepat apapun keperluan warga. Karena Kecamatan Margahayu ini masyarakat urban, yang mereka notabene dari berbagai kalangan. Dan kita menduduki peringkat kedua penduduk terpadat di wilayah kecamatan se-Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Menurutnya, program dari Kementerian PU ini menjadi berkah bagi Desa Margahayu Selatan. Dengan pembentukan kelompok pengelola sampah tingkat desa, diharapkan gerakan pilah sampah dari rumah bisa mulai dilaksanakan dan menjadi percontohan di Kecamatan Margahayu.

“Program dari Kementerian PU ini, alhamdulillah kita sambut baik di Kecamatan Margahayu. Karena memang permasalahan sampah di Desa Margahayu Selatan ini sampai hari ini, satu masalahnya belum ada TPS 3R. Nah dengan adanya pembentukan kelompok pengelola sampah tingkat Desa Marsel, harapan kita ke depan pilah sampah dari rumah sudah kita laksanakan,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk yang padat menjadi tantangan sekaligus tolak ukur keberhasilan penanganan sampah di Kabupaten Bandung.

“Ini PR dan sebenarnya potensi. Kalau dari segi monografi jumlah penduduk, artinya dengan jumlah penduduk yang banyak ini, ini bisa menjadi tolak ukur buat kabupaten keberhasilannya dalam penanganan sampah. Jadi ini target utama kita bersama-sama untuk menuntaskan sampah di wilayah Desa Margahayu Selatan, meskipun tanpa ada TPS 3R,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Margahayu Selatan, Farhan Taufik Akbar, S.E. mengatakan, pihaknya selaku pemerintah desa yang memfasilitasi kegiatan berharap sosialisasi ini memberikan dampak positif melalui kolaborasi.

“Mudah-mudahan kegiatan sosialisasi pengolahan sampah tingkat desa ini memberikan dampak baik, khususnya bagi wilayah Margahayu Selatan. Mulai dari pengurus wilayah, pemerintah desa hingga pemerintah kecamatan, kita berkolaborasi dalam penanganan sampah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan, dimulai dari rumah dan keluarga dengan melakukan pemilahan sampah.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya Desa Margahayu Selatan dan umumnya Kecamatan Margahayu, untuk sadar lingkungan, mulai dari rumah sendiri dan keluarga sendiri, salah satunya dengan memilah sampah serta meminimalisasi pembuangan sampah ke TPS,” katanya.

Menurutnya, program pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang didorong Kementerian PU diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah di wilayahnya.

Selain pengelolaan sampah, kolaborasi dengan pihak kecamatan juga dilakukan dalam mengantisipasi kondisi darurat, termasuk persoalan sampah yang dapat berdampak terhadap aliran sungai dan potensi banjir.

“Alhamdulillah, dengan pihak kecamatan kita selalu cepat tanggap, khususnya dalam pengolahan sampah maupun antisipasi darurat bencana banjir. Tim dari kecamatan bersama tim desa juga selalu memonitor di lapangan apabila ada aduan masyarakat atau ditemukan sampah yang dibuang sembarangan maupun menumpuk di aliran sungai,” ujarnya.

(Asp).

Berita Terkait

Kecamatan Dayeuhkolot Ikuti Jambore PKK Tingkat Kabupaten Bandung, 10 Program Pokok Jadi Fokus
Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027
Kampung Budaya Lingkungan Curug Dog Dog Gelar Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong
Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
Bapenda Kabupaten Bandung Sosialisasikan Pendataan PKB, Dorong Akurasi Data dan Kepatuhan Wajib Pajak
Hadapi Pemeriksaan BPK, KDS: Setiap Rupiah Anggaran Harus Dikelola Transparan dan Akuntabel
Cegah Dampak Abu Vulkanik, Pentahelix Dayeuhkolot Gandeng Mahasiswa dan Relawan PRIMA Bagikan Masker ke Tiga SD
DPUTR Apresiasi Pentahelix Dayeuhkolot, Usulkan Perbaikan Pintu Air

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:55 WIB

Rutan Kelas I Palembang Teguhkan Komitmen Perang terhadap Narkoba dan Pembangunan Zona Integritas  

Jumat, 18 September 2026 - 11:42 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Lapas Kelas I Palembang Gelar Salat Istisqa Bersama Warga Binaan  

Kamis, 17 September 2026 - 20:20 WIB

Polda Sumsel dan Densus 88 Perkuat Sinergi Cegah Ekstremisme pada Ana

Kamis, 17 September 2026 - 20:13 WIB

Firdaus Hasbullah : Aturan Ganti Rugi Lahan Dinilai Tak Lagi Relevan, Pemprov Sumsel Siapkan Pencabutan Pergub 40/2017

Kamis, 17 September 2026 - 19:54 WIB

Rutan Kelas I Palembang Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Bersama Memohon Hujan dan Keselamatan dari Kekeringan  

Rabu, 16 September 2026 - 19:14 WIB

PLN, Kementerian ESDM, dan Pemerintah Daerah Sinkronkan Program Lisdes, Percepat Pemerataan Kelistrikan di Sumatera Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 18:05 WIB

Dari Gambut ke Pasar Lebih Luas, Madu Kepayang Muba Dibidik Ber-NKV dan Naik Kelas

Rabu, 16 September 2026 - 10:25 WIB

Srigala Plaju Ringkus Pelaku Penggelapan Mobil Setelah Buron Selama Sebulan

Berita Terbaru