Satunews.id
Kab Bandung — Kecamatan Dayeuhkolot mengikuti kegiatan Jambore PKK tingkat Kabupaten Bandung yang diselenggarakan di Lapangan Lanud Sulaiman, Kelurahan Sulaiman, Kecamatan Margahayu. Kegiatan tersebut digagas oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung sebagai bagian dari penguatan peran kader. Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para kader PKK se-Kabupaten Bandung yang berasal dari 31 kecamatan dan 280 desa, dengan jumlah sekitar 6.120 kader PKK. Para kader mendapatkan kesempatan untuk memperkuat pemahaman, bertukar pengalaman, sekaligus membangun motivasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK di lingkungan masing-masing.
Camat Dayeuhkolot, Asep Supriadi, mengatakan bahwa pemahaman terhadap 10 Program Pokok PKK perlu terus diperkuat melalui kegiatan yang dapat memberikan motivasi sekaligus menyamakan pemahaman para kader.
“Jadi saling memberikan motivasi, 10 Program PKK ini maknanya seperti apa kita di sini dibahas, diungkap dengan berbagai kegiatan,” ujar Asep.
Menurutnya, kesamaan pemahaman menjadi penting agar seluruh kader dapat menjalankan perannya secara terarah di lapangan.
“Sehingga nanti kalau sudah semua satu pemikiran, satu makna 10 Program Pokok PKK, di lapangan tentunya para kader bergerak bersatu pada satu tujuan yang sama,” katanya.
Asep menambahkan, 10 Program Pokok PKK mencakup berbagai aspek kehidupan keluarga dan masyarakat, mulai dari penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, hingga perencanaan sehat.
“Jadi 10 Program Pokok PKK ini bukan hanya sekadar program, tetapi bagaimana bisa benar-benar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan keluarga serta masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Jambore dapat semakin memperkuat kebersamaan dan semangat para kader dalam menjalankan program PKK secara berkelanjutan.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita ingin para kader terus bergerak memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat keluarga dan meningkatkan kemandirian masyarakat,” katanya.
Menurut Asep, semangat tersebut sejalan dengan nilai BEDAS, yakni Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera.
“Harapannya, dari keluarga kita bisa bangkit, dengan pendidikan kita maju, dengan inovasi kita bergerak, dengan nilai agama kita berkarakter, dan dengan kebersamaan kita bisa sejahtera. Ini yang menjadi semangat bersama dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK,” pungkasnya. (Asp).


























