Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menandai peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-30 dengan langkah konkret dan berorientasi masa depan. Pemdes Karanggan melaksanakan kegiatan survei lapangan sebagai bagian dari persiapan Launching Program Habitat yang digagas bersama pihak Pakuwon.Senin,(27/04/2026)
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah desa dan sektor swasta dalam mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Sejumlah titik strategis menjadi fokus survei, di antaranya pembangunan rumah layak huni bagi warga, fasilitas toilet, peningkatan sarana pendidikan di SD Karanggan 1 dan 2, serta pembangunan Tugu Selamat Datang Desa Karanggan sebagai identitas wilayah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Karanggan, Asdi, SE, beserta jajaran perangkat desa, perwakilan pihak Pakuwon, unsur keamanan seperti Linmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, Ketua BPD, LPM, para Kepala Dusun, RT/RW, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah SD Karanggan 1 dan 2 Karanggan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Asdi, SE menegaskan bahwa momentum OTODA bukan sekadar seremoni, melainkan pijakan strategis untuk memperkuat kemandirian desa melalui kolaborasi nyata.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi dengan Pakuwon menjadi langkah penting dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung serta menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, perwakilan pihak Pakuwon menyampaikan komitmennya untuk turut serta dalam pembangunan sosial yang inklusif. Program Habitat ini diharapkan tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal hubungan berkelanjutan—tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun harapan dan masa depan masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana khidmat dan penuh rasa syukur terasa saat prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa Karanggan, Asdi, SE. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan, keberkahan, serta harapan atas kelancaran seluruh program yang tengah dipersiapkan.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kolaborasi. Dengan momentum OTODA ke-30, Desa Karanggan menegaskan komitmennya menjadi motor penggerak pembangunan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
(aminah)



























