Launching Dapur MBG Bantar Jati: Gema Harapan Gizi Bangsa, Komitmen Nyata yang Tak Boleh Gagal

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 16:46 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bogor – Dalam balutan suasana khidmat namun sarat makna, launching Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) Bantar Jati menjelma bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi moral: perang terhadap persoalan gizi masyarakat resmi dimulai dari akar rumput. Di bawah naungan SPPG Yayasan Siliwangi Tribuana Nusantara, program ini hadir sebagai jawaban atas kegelisahan panjang tentang masa depan generasi yang kerap tergerus persoalan nutrisi.Sabtu,(25/04/2026)

Sejak awal kegiatan, gelombang antusiasme warga tak terbendung. Masyarakat dari berbagai lapisan tumpah ruah, menyaksikan langsung lahirnya sebuah inisiatif yang digadang-gadang menjadi solusi konkret, bukan sekadar janji. Kehadiran unsur pemerintah, aparat, dan tokoh masyarakat mempertegas bahwa program ini memikul ekspektasi besar dan publik akan terus mengawasinya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bantar Jati Supena Jaya Atmaja, perwakilan Kecamatan Klapanunggal, Danramil Klapanunggal Kapt. Kav. La Ahmadi, Babinsa Amir R, Bhabinkamtibmas, Kepala SPPG Frans Nico Habeahan, Ketua Yayasan Siliwangi Tribuana Nusantara Ibu Lusi, BPD, LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur keamanan dan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya yang penuh penekanan, Ketua Yayasan Siliwangi Tribuana Nusantara, Ibu Lusi, menegaskan bahwa dapur MBG adalah simbol keberpihakan—bukan sekadar fasilitas. “Ini bukan hanya dapur. Ini adalah wujud kepedulian nyata. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak yang luput dari asupan gizi layak. Ini adalah awal dari komitmen panjang, bukan akhir,” tegasnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Nada serupa disampaikan Kepala Desa Bantar Jati, Supena Jaya Atmaja. Ia menilai kehadiran Dapur MBG sebagai langkah strategis yang harus dijaga kesinambungannya, bukan sekadar proyek sesaat.

“Kami mendukung penuh. Program ini harus menjadi contoh, bahkan standar baru. Jangan sampai berhenti di seremoni. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya lugas.

Sementara itu, Kepala SPPG Frans Nico Habeahan menegaskan kesiapan teknis dan operasional. Ia memastikan bahwa dapur MBG tidak akan berjalan setengah hati.

“Kami siap bekerja maksimal. Tidak ada kompromi untuk kualitas. Makanan harus bergizi, higienis, dan tepat sasaran. Program ini harus berdampak nyata, bukan sekadar terlihat baik di atas kertas,” tandasnya.

Puncak acara berlangsung penuh makna melalui prosesi pemotongan tumpeng, santunan anak yatim, hingga pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional dapur. Para tamu undangan turut meninjau langsung fasilitas, memastikan kesiapan yang telah dipersiapkan secara matang.

Di balik seremoni, tersimpan harapan besar yang kini menggantung di pundak seluruh pihak terkait. Antusiasme warga yang membuncah bukan hanya ekspresi kegembiraan, tetapi juga titipan harapan: agar program ini benar-benar menjadi solusi, bukan sekadar narasi.

Launching Dapur MBG Bantar Jati hari ini adalah titik awal. Keberhasilannya kelak akan diukur bukan dari meriahnya acara, tetapi dari berkurangnya angka kekurangan gizi, meningkatnya kualitas hidup, dan hadirnya generasi yang lebih sehat dan kuat.

Publik menanti. Komitmen telah diucapkan. Kini saatnya pembuktian. (Aminah)

Berita Terkait

Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun
Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe
Pemkot Bandung dan Forkopimda Intensifkan Patroli Gabungan, Pastikan Kota Aman dan Kondusif Selama Libur Sekolah
Desa Ciangsana Jadi Sorotan Akademisi Internasional! Dekan Universiti Putra Malaysia Turun Langsung Pelajari Tata Kelola Desa Berbasis Data Presisi
Disiplin ASN Tetap Prioritas, Wali Kota Bandung: Euforia Piala Dunia 2026 Jangan Ganggu Pelayanan Publik
Pemkot Bandung Gerak Cepat Tangani Longsoran Tebing Dago Bengkok, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas
Warung Orang Tua Siswa SSB Alaska Cikempong Dibobol Maling, Gudang Dijebol, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Pemkot Bandung Perketat Penertiban Penyakit Masyarakat, Ribuan Botol Miras Ilegal Disita dan Lokasi Rawan Diawasi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:22 WIB

Kang DS: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Bersama Tuntaskan Persoalan Dayeuhkolot.

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:35 WIB

Kadisdik Kabupaten Bandung Monitoring SPMB, Pastikan Proses Berjalan Objektif dan Transparan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:09 WIB

Sukses Menangi Pileg 2024, KDS Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

9th Anniversary MC.BDG Nawawarna, Wadah Profesional MC Bandung Kian Berkembang

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:25 WIB

Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Bertanding

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:54 WIB

Ketua DPRD Kab Bandung Renie Rahayu Gelar Program Boling, Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

PENGUKUHAN KEPENGURUSAN PENCAK SILAT MILITER DI WILAYAH KODAM III/SILIWANGI, PERKUAT PELESTARIAN BUDAYA DAN JIWA BELA NEGARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:25 WIB

DPP PCMI dan DPP LSM PMPRI Tegaskan Komitmen Mengawal Keadilan bagi Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru