Pemdes Jayamulya Respons Protes Warga Soal Kandang Ayam, Camat Turunkan Tim Trantib

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 21:35 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, merespons keluhan warga terkait keberadaan kandang ayam potong (broiler) di Kampung Cikarang Girang yang dinilai menimbulkan gangguan lingkungan, mulai dari bau hingga potensi pencemaran.

Kepala Desa Jayamulya, Asep Gunawan, menegaskan pihaknya telah memberikan teguran kepada pengelola kandang. Namun, jika tidak ada itikad baik, langkah administratif akan ditingkatkan.

“Jika tidak ada tanggapan dari pihak kandang atas teguran yang sudah disampaikan, kami akan melayangkan surat teguran secara resmi, tidak hanya secara lisan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan warga sendiri menguat dalam beberapa waktu terakhir. Aktivitas peternakan ayam broiler yang berada dekat dengan permukiman dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi melanggar ketentuan tata ruang dan lingkungan hidup.

Terpisah, Camat Serang Baru, Deni Mulyadi, menyatakan pihak kecamatan telah mengambil langkah cepat dengan menurunkan aparat ketertiban.

“Saya langsung perintahkan kasi trantib untuk ngecek ke lapangan dan koordinasi dengan pihak Desa Jayamulya,” terangnya.

Secara regulasi, aktivitas usaha peternakan wajib memenuhi ketentuan lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa setiap usaha yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan wajib memiliki dokumen lingkungan seperti UKL-UPL atau AMDAL, serta menjaga agar tidak menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan.

Selain itu, ketentuan terkait penataan ruang juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang mengharuskan setiap kegiatan usaha sesuai dengan peruntukan wilayah. Jika kandang ayam berada di zona yang tidak sesuai, maka dapat dikenakan sanksi administratif hingga penertiban.

Tak hanya itu, dalam konteks kesehatan masyarakat, keberadaan peternakan yang tidak dikelola dengan baik berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, khususnya terkait kewajiban menjaga lingkungan sehat bagi warga.
Pemerintah desa bersama kecamatan kini tengah melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan apakah kandang ayam tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan perizinan dan standar operasional.

Jika terbukti melanggar, sanksi yang dapat dikenakan tidak hanya berupa teguran tertulis, tetapi juga penghentian sementara kegiatan hingga pencabutan izin usaha, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Warga berharap pemerintah bertindak tegas dan tidak sekadar memberikan peringatan, mengingat dampak yang dirasakan sudah berlangsung cukup lama. Sementara itu, pihak desa dan kecamatan berjanji akan mengawal persoalan ini hingga tuntas. (Red)

Berita Terkait

Meriah dan Khidmat! Pemdes Selawangi Gelar Tasyakuran Hajat Bumi, Dongdang Buah dan Sayuran Hasil Panen Warnai Pesta Rakyat
Dedikasi Tanpa Batas: Meski Belum Dilantik, Kepala Desa Terpilih H. Ibnu Rusdi Sigap Kawal Penyaluran Bansos KKS Di Kedungwaringin
Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak
Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026
Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar
H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif
Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru