Akses Jalan Rusak Parah, Warga Kampung Cimapag Hadapi Tanjakan Berbahaya Selama Bertahun-tahun

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 13:29 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Sukabumi – Kondisi infrastruktur memprihatinkan kembali terlihat di pelosok Kabupaten Sukabumi. Warga Kampung Cimapag RT 02/RW 01, Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, harus menghadapi akses jalan lingkungan yang rusak parah dan membahayakan keselamatan.

Tim media Satunews bersama Mitra Polri yang melakukan silaturahmi sekaligus peninjauan lapangan mendapati kondisi jalan tanah merah yang penuh lubang, berlumpur, licin, serta dipenuhi bebatuan tajam. Situasi ini membuat jalan sangat berisiko untuk dilintasi, terutama saat hujan turun.

Kondisi paling mengkhawatirkan terdapat pada tiga titik tanjakan curam yang menjadi hambatan utama bagi warga. Tanjakan tersebut licin dan berbatu, sehingga kerap menyebabkan pengendara roda dua terjatuh. Tidak sedikit warga yang terpaksa mendorong kendaraannya demi bisa melewati jalur tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk kendaraan roda empat, akses ini hampir tidak dapat dilalui. Hanya kendaraan tertentu seperti mobil bak terbuka yang bisa melintas, itupun dengan tingkat risiko yang tinggi.

Warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi ini telah berlangsung selama kurang lebih 13 tahun tanpa perbaikan yang signifikan. Meski sempat ada perbaikan pada tahun 2024, namun hanya dilakukan di beberapa titik dan belum menyentuh wilayah Kampung Cimapag RT 02 yang justru mengalami kerusakan paling parah.

“Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, tapi belum ada tindak lanjut yang nyata. Kami merasa seperti kurang mendapat perhatian,” ujar salah satu warga.

Buruknya akses jalan tersebut berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga kebutuhan darurat seperti layanan kesehatan. Kondisi ini membuat warga seolah terisolasi dari akses yang layak.

Melihat situasi tersebut, diharapkan Pemerintah Desa Cipamingkis bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan. Penanganan jalan ini dinilai mendesak karena menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Perbaikan infrastruktur di wilayah ini diharapkan tidak hanya menjadi rencana, tetapi segera direalisasikan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

(aminah)

Berita Terkait

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan
Pemdes Situsari Gelar Skrining TB Massal, Ratusan Warga Ikuti Deteksi Dini Tuberkulosis
Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Bisa Salah dan Bisa Benar

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan

Jumat, 17 April 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

Bisa Salah dan Bisa Benar

Kamis, 16 April 2026 - 17:36 WIB

Aktivitas Galian C di Lahan Perhutani dan Tanah Sengketa di Klapanunggal Disorot, Legalitas Dipertanyakan

Berita Terbaru