Program Lintas Sektor, Pemkab Sumenep Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:20 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Satunews.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat angka kemiskinan tertinggi di Jawa Timur sepanjang 2025 terus mengalami penurunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep yang menunjukkan jumlah warga miskin turun menjadi 17,02 persen atau sekitar 188,48 ribu jiwa, dari tahun sebelumnya yang tercatat 17,78 persen atau 196,42 ribu jiwa. Rabu, 29/10/2025.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan capaian itu hasil kerja sistematis berbagai pihak, dari desa hingga lembaga teknis kabupaten.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Setiap program diarahkan agar masyarakat mandiri secara ekonomi,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa strategi pengentasan kemiskinan Sumenep berpijak pada tiga pilar nasional: mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan, dan menghapus kantong kemiskinan di pedesaan.

“Penurunan 0,76 persen itu menandakan program lintas sektor Pemkab Sumenep sangat efektif dalam menekan angka kemiskinan,” jelasnya.

Bahkan menurutnya, Pemkab kini fokus menciptakan kemandirian ekonomi warga melalui optimalisasi Dana Desa (DD) dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Sebagian alokasi dana desa kami arahkan untuk ketahanan pangan dan pengembangan usaha produktif. Ini penting agar warga memiliki pendapatan berkelanjutan,” tuturnya.

Selain ekonomi desa, sambung mantan Kadis Pertanian itu, Pemkab Sumenep juga menggencarkan program padat karya infrastruktur untuk menyerap tenaga kerja lokal.

“Beragam pelatihan keterampilan, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, hingga job fair digelar untuk memperluas akses kerja masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah berharap strategi terpadu itu tak hanya menekan angka kemiskinan secara statistik, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi masyarakat akar rumput guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(rul)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru