Melalui BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker Sumenep Komitmen Berikan Perlindungan Sosial Bagi Pekerja

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:20 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, terus berupaya menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi buruh tani tembakau dan para pekerja rentan. Rabu, 29/10/2025.

Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bagian dari inisiatif Bupati Sumenep dalam memperkuat jaminan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi penopang ekonomi keluarga.

Pada saat ini jumlah para pekerja buruh tani tembakau yang diverifikasi sekitar 2.274 orang. Sedangkan bagi para pekerja rentan sekitar 3.348 orang. Para pekerja difasilitasi selama 12 bulan dengan mengikuti program kecelakaan kerja dan program kematian.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disnaker Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, menjelaskan bahwa program itu dirancang untuk memberi rasa aman kepada para pekerja rentan yang memiliki risiko tinggi dalam pekerjaan sehari-hari.

“Program ini menyasar para buruh tani dan pekerja rentan yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. Dengan adanya perlindungan jaminan sosial, jika mereka mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, keluarga tetap memiliki jaminan ekonomi,” jelasnya.

Menurutnya, apabila meninggal dunia, akan mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta. Selain itu, juga ada program beasiswa hingga jenjang kuliah bagi peserta dengan masa kepesertaan lebih dari tiga tahun dan memiliki anak.

“Hingga kini sudah ada 16 keluarga yang melakukan pengajuan klaim, di mana 12 di antaranya telah menerima pencairan santunan, sedangkan 4 lainnya masih dalam proses verifikasi oleh BPJS,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Ach. Fauzi, Wongsojudo, SH,. MH. guna mencegah munculnya masyarakat miskin baru akibat kehilangan anggota keluarga yang menjadi tulang punggung ekonomi.

“Kami berharap, santunan yang diterima keluarga dapat digunakan untuk melanjutkan usaha atau menopang kebutuhan ekonomi, agar kehidupan mereka bisa terus berkesinambungan,” pungkasnya.

(rul)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru