Penderitaan Menyelimuti Gadis Tunawicara Bernama Banyi Warga Tanjung Sari Kabupaten Bogor Hidup Di Gubuk Reyot

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:50 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, satunews.id – 13/10/2025 | Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang sudah moderen dikabupaten Bogor masih ada kisah pilu yang menyayat hati. Banyi seorang gadis cantik berusia 33 tahun yang menyandang tunawicara, harus berjuang seorang diri melawan kerasnya hidup di sebuah gubuk reyot di Kampung Gunung Haur, RT 09 RW 05, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

Keterbatasan yang dimilikinya tak menghalanginya untuk mencari nafkah. Setiap hari, Banyi menjelajah kebun-kebun liar untuk mencari kembang harendong, yang kemudian dijualnya ke warung-warung demi sesuap nasi. Penghasilan yang tak seberapa itu menjadi satu-satunya tumpuan hidupnya. tamparan keras tuk Pemerintah Kab Bogor ,Di saat gencar-gencarnya membangun kabupaten yang istimewa dan berwibawa masih ada warga yang menderita hidup di gubuk Reyot . kita masih bisa menikmati makanan dan minuman yang layak serta memiliki penghasilan yang baik, Banyi harus berjuang mati-matian untuk sekadar bertahan hidup. Kita seringkali lupa untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eneng Siti Robiah, salah seorang tetangga Banyi, menuturkan bahwa Banyi tinggal seorang diri di rumah warisan orang tuanya yang sudah reyot. Banyi memiliki saudara, namun mereka tinggal berjauhan. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Banyi mencari daun sayuran dan harendong untuk dijual ke warung-warung langganannya.

Sementara itu, Ketua RT setempat bapak Udung membenarkan bahwa Banyi adalah salah satu warganya yang hidup sebatang kara di rumah yang tidak layak huni. Dikhawatir rumah tersebut akan roboh jika hujan deras mengguyur, karena kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan. Ia berharap Pemerintah kabupaten Bogor dapat memperhatikan Warganya”ungkap Udung.

Kisah Banyi ini mengetuk hati kita semua. Semoga pemerintah desa, bupati, dan gubernur tergerak untuk turun langsung ke lapangan dan memberikan perhatian kepada masyarakat miskin dan lemah secara ekonomi seperti Banyi. Uluran tangan dari para dermawan juga sangat diharapkan untuk meringankan beban hidup Banyi .

( Aminah/ Red)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru