Musrenbangdes Leuwikaret 2026: Wujudkan Pembangunan Partisipatif dan Berkelanjutan

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 21:31 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Satunews.id – Pemerintah Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk Tahun Anggaran 2026, sekaligus menyusun Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (D.U RKP) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Leuwikaret, pada Senin, 6 Oktober 2025, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan perangkat desa.

Kegiatan Musrenbangdes dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Klapanunggal, yakni Harry dan Abdullah, serta Ketua BPD Ridwan beserta anggota, para Kepala Dusun, RT/RW, Ketua PKK, Ketua Karang Taruna, BUMDes, Ketua Koperasi Merah Putih, Pendamping Desa Darso, Satpol PP, tokoh masyarakat, serta warga yang turut menyampaikan aspirasi pembangunan.

Acara dibuka oleh Sekretaris Desa Leuwikaret, Hendy, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (PLH) Kepala Desa. Dalam sambutannya, Hendy menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan momentum penting dalam menyusun arah pembangunan desa secara terbuka dan partisipatif.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Musrenbangdes bukan hanya sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wadah bersama untuk menyusun arah pembangunan desa yang aspiratif, partisipatif, dan akuntabel,” ujar Hendy.

Perwakilan dari Kecamatan Klapanunggal, Harry dan Abdullah, memberikan arahan agar hasil musyawarah ini menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan pembangunan di tahun mendatang, dengan fokus pada sektor sosial, infrastruktur, dan ekonomi.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Asep Suparman turut menyampaikan sosialisasi mengenai Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang akan menjadi salah satu prioritas utama pada tahun 2026.

Dari sektor kesehatan, perwakilan Puskesmas Klapanunggal menyoroti pentingnya peningkatan layanan dasar kesehatan masyarakat, terutama penyediaan sarana posyandu, program gizi anak, serta penanggulangan stunting.
Sementara itu, Ketua BPD Ridwan menegaskan komitmen pihaknya dalam melakukan pengawasan terhadap proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Peserta musyawarah dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja (pokja) berdasarkan bidang pembangunan, yaitu:

Infrastruktur dan Sarana Prasarana Desa

Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Kesehatan Masyarakat

Pertanahan dan Program PTSL

Masing-masing kelompok membahas dan mempresentasikan hasil diskusi untuk ditetapkan sebagai skala prioritas pembangunan Tahun 2026.
Pada sesi akhir, juga dibahas Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (D.U RKP) Tahun 2027, yang berisi berbagai rencana strategis jangka menengah serta program prioritas hasil aspirasi masyarakat.
Seluruh hasil musyawarah dicatat dan didokumentasikan untuk diinput ke sistem perencanaan daerah.

Musyawarah berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif, disertai semangat kebersamaan dan antusiasme warga yang tinggi. Pemerintah Desa Leuwikaret berharap, hasil Musrenbangdes kali ini dapat menjadi pijakan kokoh bagi arah pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap, seluruh program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan membawa manfaat nyata bagi warga Desa Leuwikaret,” tutup Hendy.

(Aminah)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru