KDM Optimistis Pembangunan Rumah Subsidi Tercapai

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 21:01 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program penguatan ekosistem perumahan Imah Merenah Hirup Tumaninah di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025).

Peluncuran program ini berbarengan dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Hadir bupati dan wali kota se-Jabar, camat, serta ekosistem perumahan dalam sosialisasi tersebut.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, program Imah Merenah Hirup Tumanimah atau “Rumah Layak dan Hidup Tenang” merupakan strategi ekosistem perumahan yang tak hanya membangun rumah, tapi juga membangun harapan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kolaborasi pada ekosistem tersebut, Jabar menargetkan pembangunan 100.000 rumah subsidi sebagai bagian dari target nasional 3 juta rumah.

“Mudah-mudahan seluruh jaminan yang akan diberikan oleh pemprov dan 27 pemda kabupaten kota merupakan cara dan sarana untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Program Imah Merenah Hirup Tumaninah berfokus pada empat agenda, yaitu meningkatkan akses hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, mengurangi kemiskinan melalui perbaikan kualitas hidup, menciptakan lapangan kerja baru dan menguatkan ekonomi lokal, serta meningkatkan capaian indikator laju pertumbuhan ekonomi.

KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi menuturkan, pembangunan perumahan rakyat harus berkeadilan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, bukan untuk spekulasi investasi.

“Rumah adalah dasar kesejahteraan keluarga. Dari rumah yang baik lahir keluarga yang harmonis, anak-anak sehat, dan masyarakat yang sejahtera,” tuturnya.

KDM optimistis, target 100.000 rumah subsidi akan tercapai karena menggunakan model padat karya, gotong royong, dan pemberdayaan UMKM.

Ia menyebut, pembangunan 100.000 rumah subsidi akan memperkecil disparitas kepemilikan rumah yang kini masih cukup tinggi.

“Ke depan perumahan di Indonesia, khususnya Jabar akan semakin meningkat. Kemudian tidak ada lagi disparitas atau orang yang mempunyai rumah banyak, tapi banyak pula yang tidak punya rumah sama sekali,” jelasnya.

*Penataan ruang*

KDM memastikan pembangunan 100.000 rumah subsidi ini akan tetap memperhatikan penataan ruang. Ia tak ingin dalam mengejar target tersebut lingkungan menjadi terganggu.

“Saya ingatkan kehati-hatian dalam panataan ruang karena kita menngejar target pembangunan rumah harus hati-hati terhadap penataannya,” ujar KDM.

Sementara itu dalam kegiatan sosialisasi KUR perumahan di Bandung ini, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapreasisi karena paling besar dan terbanyak pesertanya.

Sebanyak 3.000 orang dari ekosistem perumahan mulai dari pemerintah, pengembang perumahan, pemilik toko bangunan hadir langsung mendapatkan informasi tentang manfaat dan peluang emas dalam kredit program perumahan.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan acara ini. Saya yakin realisasi penyerapan kredit perumahan di Jabar akan menjadi yang paling tinggi di Indonesia,” kata Maruarar.

Ia menyampaikan, KUR perumahan merupakan terobosan besar yang lahir dari kerja sama lintas kementerian dan dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto.

Target pembangunan tiga juta rumah bisa tercapai dengan memperkuat ekosistem perumahan dan sinergi pemerintah daerah dan swasta.

(dr.j)
HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar
Adi Komar

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru