Pasar Kreatif Bandung 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Gandeng 8 Mal dan 331 Pelaku Usaha

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 18:54 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Pasar Kreatif Bandung 2025 resmi dibuka di D’Botanica Mal, Jumat 8 Agustus 2025. Agenda tahunan ini merupakan ajang promosi sekaligus penguatan ekonomi kreatif yang melibatkan 331 pelaku usaha lokal dan menggandeng delapan pusat perbelanjaan di Kota Bandung.

Pasar Kreatif 2025 digelar mulai awal Agustus hingga awal Oktober mendatang secara bergiliran di sejumlah mal.

Adapun delapan mal dan jadwal penyelenggaraan Pasar Kreatif Bandung 2025 adalah sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. 23 Paskal: 8–17 Agustus 2025
2. Paris Van Java: 18–24 Agustus 2025
3. Kings Shopping Center: 22–31 Agustus 2025
4. D’Botanica: 29 Agustus – 7 September 2025
5. Cihampelas Walk: 5–14 September 2025
6. Trans Studio Mall: 12–21 September 2025
7. Festival Citylink: 19–28 September 2025
8. Summarecon Mall: 26 September – 5 Oktober 2025

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan, Pasar Kreatif Bandung merupakan langkah konkret dalam memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Ia menyebut pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.

“Di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil, kita harus menjawab tantangan dengan kerja sama konkret. Program seperti Pasar Kreatif ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, pusat perbelanjaan, dan masyarakat,” ujar Erwin saat membuka Pasar Kreatif 2025.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Bulan Belanja Bandung, yang diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat sekaligus menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kota Bandung.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengungkapkan, Pasar Kreatif Bandung 2025 tidak hanya meningkat dari segi jumlah peserta, tetapi juga memperluas wilayah kolaborasi hingga melibatkan UMKM dari kabupaten sekitar seperti Sumedang, Bandung, dan Garut.

“Total ada 331 UMKM yang terlibat, termasuk dari daerah tetangga. Ini bentuk sinergi antardaerah yang semakin kuat. Kami juga menargetkan omzet penjualan dapat melampaui capaian tahun lalu yang mencapai Rp9,6 miliar,” kata Ronny.

Selain pameran dan promosi produk unggulan, kegiatan ini juga ditopang oleh peluncuran situs resmi Pasar Kreatif yang akan menjadi pusat data, katalog, hingga kanal transaksi daring bagi para pelaku usaha yang terlibat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Kota Bandung, Aryatri Farhan menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi Dekranasda untuk menjadikan produk lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan mampu bersaing di pasar global.

“Pasar Kreatif bukan hanya ajang transaksi ekonomi, tapi juga ruang edukasi dan apresiasi. Melalui kurasi ketat, produk-produk yang ditampilkan mencerminkan kualitas, kreativitas, dan identitas budaya lokal,” ujarnya.

Aryatri juga mengajak seluruh masyarakat Kota Bandung untuk mencintai dan membeli produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha kreatif yang terus berkarya tanpa henti.

Pasar Kreatif Bandung 2025 diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang signifikan, memperluas jejaring usaha, serta memperkuat posisi Bandung sebagai kota kreatif di tingkat nasional maupun internasional.

(dr.j)

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru