Ribuan Siswa Ikuti Aksi Ekologi, Dorong Siswa Peduli Lingkungan

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 19:58 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Satunews.id – Ribuan siswa Jawa Barat (Jabar) melaksanakan Aksi Ekologi berkolaborasi dengan Pandawara Group pada hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Panca Waluya 2025, Jumat (18/7/2025). Aksi ini berupa kegiatan membersihkan lingkungan sekitar sekolah serta fasilitas umum yang ada di tiap daerah.

Aksi Ekologi dilakukan serentak di seluruh wilayah Jabar dan diikuti oleh siswa SMA, SMK, SLB serta melibatkan siswa SD dan SMP se-Jabar. Puncak Aksi Ekologi dilaksanakan di sekitar Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Taman Lansia Kota Bandung. Aksi ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman.

Ikhtiar Cetak Pemimpin Masa Depan

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herman menegaskan, Aksi Ekologi merupakan ikhtiar untuk mencetak pemimpin di masa depan. “Kegiatan ini sederhana, tapi mudah-mudahan bisa menginspirasi dan memotivasi anak-anak untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa,” terangnya.

Sekda pun mendorong para siswa untuk melangkah menuju masa depan yang dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menggenggam sapu. “Gapai masa depan dimulai dengan sapu. Ini kelihatan kecil dan sederhana, tapi ini adalah pijakan dasar menjaga lingkungan untuk masa depan,” katanya.

Dorong Siswa Jadi Pejuang Lingkungan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto menegaskan, para siswa harus membulatkan tekad menjadi pejuang lingkungan di Jabar. “Jika dulu rakyat berjuang melawan penjajah maka kini di Monumen Perjuangan, pelajar Jabar berjuang melawan kerusakan lingkungan dengan kepedulian terhadap diri sendiri, sesama, dan lingkungannya,” ungkapnya.

Aksi ini, lanjut Kadisdik, merupakan cara untuk berterima kasih kepada alam. “Setiap hari kita meminum air, menghirup udara, menerima sinar matahari, dan mendapatkan sumber makanan dari tanah. Maka, lingkungan kita harus dijaga kualitasnya,” imbuhnya.

Kadisdik berharap, penutupan MPLS ini dapat mendorong semangat generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam melestarikan lingkungan dan membangun generasi Jabar yang Panca Waluya.

Pentingnya Ciptakan Kebiasaan Peduli Lingkungan

Pandawara Group turut memberikan materi singkat kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan. Salah satu anggotanya, Gilang Rahman menekankan pentingnya menciptakan kebiasaan peduli lingkungan.

“Kita membiasakan gerakan satu orang satu trash bag, mengambil sampah sendiri di jalan umum, mal atau pinggir jalan. Semoga, Adik-adik juga mampu memunculkan aksi sederhana tersebut,” ungkapnya.

Terlebih, tambah Gilang, puncak Aksi Ekologi digelar di sekitar Monumen Perjuangan sebagai simbol perjuangan melawan ketidakpedulian terhadap lingkungan. “Semoga aksi sederhana tapi penuh makna ini menjadikan teman-teman sebagai pionir dan orang berpengaruh di masa depan bangsa,” harapnya.

Siswa Dapat Banyak Manfaat

Salah satu murid baru yang mengikuti aksi tersebut, Cannigia mengungkapkan, dirinya mendapat banyak manfaat dari Aksi Ekologi. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, membuat Kota Bandung jadi lebih bersih dari sebelumnya yang banyak sampah. Kita ambil sampah bareng dan ketemu teman baru juga. Bagus lah pokoknya,” ucap siswa SMAN 3 Bandung tersebut.

Senada, murid baru SMKN 2 Bandung, Kafsha Alifa Ghassani mengungkapkan, kegiatan ini menyadarkan banyak siswa pentingnya menjaga lingkungan dan enggak buang sampah sembarangan.

Ia mengaku, Aksi Ekologi ini merupakan kegiatan paling seru dari rangkaian MPLS Panca Waluya 2025. “Ini yang paling seru selama MPLS seminggu ini. Kita main ke luar, ketemu sama sekolah lain. Jadi nambah pengalaman, relasi juga ketemu sama teman-teman lain,” ucapnya.

(dr.j)

Sumber : Disdik Jabar

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru