Kepemimpinan dr. Erliyati, RSUDMA Sumenep Kembali Meraih Penghargaan Bintang Tiga Dari BPJS Kesehatan RI

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 15:46 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep,satunews.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura Jawa Timur, kembali mendapatkan prestasi dengan meraih penghargaan Bintang Tiga dari BPJS Kesehatan Republik Indonesia.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan semakin nyata dan terbukti RSUDMA Sumenep, mendapat penghargaan bergengsi yang diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., CPM-A., CCGO., QRGP., CCCO., saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD dr. Moh. Anwar, Jumat (11/7/2025).

Dalam kunjungannya, Dr. Edwin bersama jajaran diterima hangat oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., yang didampingi langsung jajaran manajemen RSUD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran pejabat tinggi BPJS Kesehatan itu sekaligus menjadi momentum percepatan layanan digitalisasi kesehatan di ujung timur pulau Madura.

Dr. Edwin Aristiawan menegaskan, transformasi digital adalah keniscayaan untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang efisien, cepat, mudah diakses, dan setara bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami akan terus mendorong peningkatan mutu layanan JKN melalui digitalisasi. Ini memberi manfaat nyata, salah satunya efisiensi waktu dan kemudahan akses layanan,” tegas Dr. Edwin.

Sementara itu, Direktur utama RSUD dr. H. Moh. Anwar, Dr. Erliyati, M.Kes., mengungkapkan bahwa transformasi digital di RSUD Moh. Anwar telah digencarkan sejak Desember 2024.

Inovasi digital tersebut kini mencakup seluruh layanan poliklinik. “Sesuai prinsip kami yakni dengan ‘Tagline Bismillah Melayani’ Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan tanpa harus repot antre panjang,” tutur Dr. Erliyati.

Dr. Erliyati juga menegaskan bahwa aplikasi Mobile JKN, memungkinkan pasien mendaftar antrean secara online, mengecek jadwal dokter, hingga mengakses berbagai layanan hanya melalui gawai.

Rumah sakit juga menyiapkan petugas khusus di ruang pendaftaran untuk membantu pasien yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.

“Selain itu, kami juga membuka jalur konsultasi dan bantuan teknis lewat nomor kontak resmi. Semuanya kami lakukan untuk memberikan layanan yang lebih manusiawi, cepat, dan tertib,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan terhadap pengembangan fasilitas dan integrasi layanan digital di RSUD dr. H. Moh. Anwar.

“Kehadiran Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Mutu layanan kesehatan adalah salah satu prioritas pembangunan daerah,” tegas Bupati Fauzi.

Transformasi digital tidak hanya mendongkrak efisiensi, tetapi juga mengurangi kepadatan di rumah sakit. Pasien dapat mempersingkat waktu tunggu, sesuai protokol pelayanan kesehatan modern.

RSUD dr. Moh. Anwar pun kini diakui sebagai salah satu rumah sakit daerah terbaik di Jawa Timur dalam transformasi digital layanan JKN. Ke depan, pihak rumah sakit bertekad terus mengembangkan sistem layanan digital agar manfaatnya dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

(rul)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru