Sekda Herman Sampaikan Jawaban Gubernur Terkait Ranperda Pelaksanaan APBD 2024 dalam Rapat Paripurna

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 21:09 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin (23/6/2025).

Agenda rapat paripurna kali ini adalah penyampaian Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2024.

Adapun Jawaban Gubernur disampaikan Herman mengingat Gubernur -Wakil Gubernur Jabar Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan baru mulai menjabat pada Februari 2025.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Rapat Paripurna, Herman mengatakan bahwa penyampaian jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Jabar merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pembahasan ranperda untuk memberikan tambahan informasi yang diharapkan dapat memperjelas ranperda.

Karenanya, Herman mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD Jabar yang telah mencurahkan perhatian dan pencermatan terhadap substansi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, baik yang bersifat apresiasi, harapan, pernyataan, pertanyaan, pengkritisan, maupun rekomendasi, yang tentunya sangat bermanfaat bagi penyempurnaan ranperda.

Herman juga mengucapkan terima kasih kepada fraksi-fraksi DPRD Jabar yang telah memberikan apresiasi terhadap pencapaian predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 untuk yang keempat belas kalinya secara berturut-turut dari BPK-RI.

“Saya sampaikan bahwa Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2024 sebesar 92 persen berasal dari pendapatan pajak daerah. Potensi pajak daerah tersebut, 67 persen diantaranya berasal dari PKB dan BBNKB,” kata Herman.

Menurut Herman, untuk mengurangi ketergantungan PAD kepada PKB dan BBNKB, telah dilakukan upaya-upaya diversifikasi PAD yang dilaksanakan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak yang menjadi leading sector setiap jenis penerimaan PAD dalam rangka peningkatan pendapatan dari PAD tersebut.

Selanjutnya, diperlukan optimalisasi dan efektivitas pengelolaan PAD, melalui peningkatan inovasi layanan digital, intensifikasi, dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan yang sah dan tidak membebani rakyat kecil.

“Program Pemutihan Kendaraan Bermotor juga merupakan salah satu strategi yang dilaksanakan untuk meningkatkan dan mempercepat penerimaan PAD dari jenis Pajak Kendaraan Bermotor,” kata Herman.

“Selain itu, Provinsi Jawa Barat juga telah menyusun dan memutakhirkan peta Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang mencakup Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan, dan elemen pendukung lainnya,” imbuhnya.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan, Herman juga menyebut Pemda Provinsi Jabar telah memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada nelayan untuk mengoptimalkan hasil tangkap ikan.

Secara keseluruhan, pada berbagai bidang yang dibahas dalam ranperda, Herman berkomitmen pihaknya akan fokus terhadap kinerja Pemda Provinsi Jabar untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Jabar.

“Kita punya banyak PR di pendidikan, kita punya banyak PR di kesehatan, kita punya banyak PR di ekonomi, pengangguran kita masih tinggi dan Pak Gubernur sedang mengakselerasi semua persoalan ini diselesaikan,” ucap Herman.

(red)

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat
Adi Komar

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru