RSUDMA Sumenep Komitmen Transformasi Layanan Lewat IPP

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 21:31 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Satunews.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, membuktikan komitmen serius dalam revolusi pelayanan kesehatan melalui launching Instalasi Peduli Pelanggan (IPP).

Sebuah inovasi baru RSUDMA Sumenep, dalam menghadapi berbagai kritik terkait pelayanan yang dianggap kurang memuaskan. Kini, membuktikan keseriusannya melalui hadirnya IPP.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, M.Kes, melalui Kepala Seksi Informasi Erfin Sukayati, menegaskan, bahwa IPP merupakan wujud nyata transformasi digital dan humanisasi pelayanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPP bukan sekedar tempat pengaduan, tetapi pusat solusi terintegrasi yang menghadirkan standar pelayanan kelas dunia. Setiap keluhan menjadi peluang perbaikan berkelanjutan,” tegas Erfin dalam keterangannya. Rabu, (18/6/2025).

Kredibilitas IPP tidak main-main. Seluruh petugas telah mengantongi sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menjamin kompetensi dan profesionalisme dalam menangani setiap kasus.

Integrasi dengan sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memastikan tidak ada hambatan administratif bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) maupun Universal Health Coverage (UHC).

Pihaknya menambahkan, data faktual IPP, lokasinya strategis berada di sebelah timur Instalasi Gawat Darurat (IGD), operasional 24 jam non-stop, sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk seluruh petugas, integrasi dan sistem BPJS Kesehatan Coverage semua unit pelayanan via telepon.

“Tidak ada lagi diskriminasi atau perlakuan berbeda. Setiap pasien, apapun status kepesertaannya, mendapat pelayanan prima dengan standar yang sama,” jelas Erfin.

Keunggulan IPP terletak pada kebutuhan masyarakat digital. Sistem komunikasi terintegrasi memungkinkan akses informasi real-time melalui jaringan telepon yang tersebar di seluruh unit pelayanan, memastikan tidak ada pasien yang terlewat dari perhatian.

“Kesehatan tidak mengenal waktu, begitu pula komitmen kami. Layanan 24 jam adalah standar minimal yang kami berikan untuk kenyamanan dan ketenangan pasien serta keluarga,” tambah Erfin dengan penuh keyakinan.

Keberhasilan IPP dalam mengubah persepsi masyarakat menjadi momentum bagi manajemen RSUD untuk terus berinovasi.

Direktur dr. Erliyati, M.Kes, melalui jajaran manajemen, telah menyusun roadmap pengembangan pelayanan jangka panjang.

Rencana pengembangan 2025 – 2027, digitalisasi seluruh sistem pelayanan, peningkatan fasilitas medis dan non – medis, sertifikasi internasional untuk tenaga medis, implementasi sistem manajemen mutu International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 dan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat kurang mampu

“IPP hanyalah langkah awal dari revolusi pelayanan kesehatan di Sumenep. Target kami adalah menjadi rumah sakit rujukan terbaik se-Madura dengan standar pelayanan nasional,” ujarnya.

Transformasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tidak hanya berdampak pada kualitas kesehatan, tetapi juga ekonomi daerah. Peningkatan kepercayaan masyarakat diproyeksikan akan mengurangi rujukan ke luar daerah, menghemat biaya transportasi dan akomodasi keluarga pasien.

“Dengan adanya IPP, setiap tindakan medis kami menjadi lebih terukur dan akuntabel. Ini menciptakan kultur pelayanan yang berorientasi pada kepuasan dan keselamatan pasien,” tutur Erfin dengan optimisme tinggi.

Fakta singkat RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, status Rumah RSUD Tipe B, kapasitas 200 tempat tidur, tenaga medis 45 dokter spesialis, 120 perawat tersertifikasi, fasilitas unggulan IGD 24 jam, ICU, NICU, Hemodialisa, CT-Scan dan Terakreditasi Paripurna KARS 2023.

(rul)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru