Kepala Desa Sekabupaten Bekasi, Bintek ke Bali, Kompi Sebut Adanya Dugaan Manipulasi Anggaran

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 17 Mei 2024 - 05:22 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id // Bekasi – Jabar | ||Pasca ramanya tanggapan pro kontra terkait Stud Tiru dan Bintek kepala desa dan ketua BOD sekabupaten Bekasi masih menjadi polemik dikalangan publik.

Ergat Bustomy ketua umum LSM KOMPI mengungkapkan bahwa untuk melanjutkan kerja sama yang diatur dalam Nota Kesepahaman antara Jaksa Agung dan Menteri Desa PDTT pada tanggal 15 Maret 2018 yang diperbaharui pada Maret 2023, yang kemudian diperkuat dengan Perjanjian Kerja Sama antara Jamintel dengan Sekjen Kemendes, kami ingin mengajukan permintaan kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh DPMD dan Konsultan Bimtek Lembaga Management Indonesia (Lemindo) selama acara BimTek 179 Kepala Desa Kabupaten Bekasi di Bali pada tanggal 06 hingga 10 Mei 2024. Kata Ergat dalam keterangan pers relesnya kelada media Kamis,16 Mei 2024.

Ergat menjelaskan beberapa point untuk diselidiki oleh pihak Kejari Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah alasan-alasan yang mendasari permintaan kami untuk penyelidikan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi:

1. Dugaan Manipulasi Anggaran: Terdapat ketidaksesuaian antara informasi yang disampaikan kepada peserta acara dan fakta sesungguhnya terkait biaya akomodasi. Selain itu, terdapat kecurigaan terhadap keberadaan kantor Lemindo yang diduga tidak berlokasi di kantor resmi.

2. Tidak Sesuai dengan RKP Desa: Acara Bimtek tersebut diduga tidak direncanakan secara tepat dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi No. 8 tahun 2022.

3. Kurangnya Informasi: Peserta acara tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya dari DPMD terkait pelaksanaan BimTek tersebut.

4. Kekeliruan dalam Undangan: Lemindo tidak memiliki kapasitas untuk mengundang Kepala Desa untuk menghadiri acara BimTek.

5. Motif Pribadi: Acara BimTek tersebut diduga dilaksanakan oleh oknum tertentu untuk keuntungan pribadi dengan menggunakan Dana Desa.

6. Biaya Konsultansi yang Tidak Proporsional: Harga konsultansi yang dikenakan selama acara dinilai terlalu mahal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dana yang telah diterima oleh Lemindo.

7. Tidak Efektif: Acara BimTek BumDes tidak memberikan manfaat signifikan karena hanya 18 desa yang memiliki legalitas BumDes.

Berdasarkan uraian di atas, kami memohon agar Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi segera melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak terkait untuk mengungkap indikasi korupsi yang merugikan negara senilai Rp 5.370.000.000, tegas ketua umum KOMPI, Ergat Bustomy.

Lanjut Ergat menandaskan, “jika tidak ada tanggapan dari pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi setelah publikasi ini, kami akan mengirim laporan resmi kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait dugaan kasus Bimtek Bali. Kami percaya bahwa tindakan hukum yang tegas perlu diambil untuk menegakkan integritas dan transparansi dalam pengelolaan Dana Desa, pungkasnya.

(Red)**

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan
Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus
Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran
Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel
Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru