Sumedang Terpilih Jadi Lokasi Proyek Nasional HDDAPp

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 17 Mei 2024 - 04:41 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id// Sumedang // Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli menghadiri _kick-off_ Horticulture Development in Dry-Land Areas Project (HDDAP/Proyek Pengembangan Hortikultura di Kawasan Lahan Kering) di Hotel JW Marriot, Surabaya, Kamis (16/5/2024).

Proyek yang dilaksanakan pada 7 provinsi di 13 kabupaten tersebut terselenggara atas kerja sama Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultura Development (IFAD).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut ditandai dengan penandatangan naskah dukungan/kesanggupan dari kepala daerah lokasi proyek, _offtaker_ (pihak pembeli) dan mitra perbankan serta pemaparan rencana induk HDDAP oleh lemabaga pelaksana Dirjen Holtikultura.

Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli mengaku bersyukur karena Kabupaten Sumedang terpilih sebagai lokasi proyek tersebut dan
menyatakan siap mengikutinya.

“Gayung bersambut. Setelah mendapatkan bantuan dari provinsi, kita akan lanjutkan dengan program ini. Kelompok tani dan koperasinya sudah siap, Sumedang lebih kepada pengembangan Gedong Gincu dan Cabai. _Performance_ (kinerja)yang diharapkan Kementan RI itu harus _takeable_ (siap diambil/dipasarkan),” katanya.

Pj Bupati mengatakan, di bulan November 2024 Mangga Gedong Gincu direncanakan akan diekspor sebanyak 50 ton, mengingat pasokan untuk permintaan tersebut dapat terpenuhi karena Gedong Gincu Sumedang tidak mengenal musim.

“Dengan proyek ini tidak ada musim. Sepanjang tahun bisa memenuhi, Satu hamparan, 3600 hektare.Tapi untuk menjaga pasokan terpenuhi kita kerja sama dengan kabupaten kota tetangga kita. Pertama kita dengan Kuningan, nanti Majalengka, Subang dan Indramayu supaya pasokan tidak terhambat,” ujarnya.

Yudia menambahkan, hal itu wujud komitmen Pemkab Sumedang untuk meningkatkan pendapatan petani. Apalagi sektor unggulan Kabupaten Sumedang ialah bidang pertanian.

“Melalui program ini, mudah mudahan ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani akan lebih meningkat,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Pj. Bupati, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati, Kepala Bappppeda Agus Wahidin, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sajidin.P

(Red)**

Berita Terkait

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan
Pemdes Situsari Gelar Skrining TB Massal, Ratusan Warga Ikuti Deteksi Dini Tuberkulosis
Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan

Jumat, 17 April 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

Bisa Salah dan Bisa Benar

Kamis, 16 April 2026 - 17:36 WIB

Aktivitas Galian C di Lahan Perhutani dan Tanah Sengketa di Klapanunggal Disorot, Legalitas Dipertanyakan

Berita Terbaru