Musrenbangdes Sukarasa Fokuskan Pembangunan 2027–2028 pada Stunting, Pendidikan dan Kesejahteraan Warga

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:18 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbangdes Sukarasa Fokuskan Pembangunan 2027–2028 pada Stunting, Pendidikan dan Kesejahteraan Warga

Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukarasa, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027–2028.

Musrenbangdes menjadi forum strategis bagi Pemdes Sukarasa bersama berbagai unsur masyarakat untuk menyusun arah serta prioritas pembangunan desa secara partisipatif. Pembahasan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pertanian, hingga kesejahteraan warga.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sukarasa Endang Farid Ma’ruf, jajaran aparatur dan perangkat desa, Ketua TP-PKK beserta anggota, Ketua BPD, kepala sekolah, kepala dusun, Ketua RT/RW, Ketua LPM, pendamping desa, kader Posyandu, PPL pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, Binwil, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukarasa Endang Farid Ma’ruf menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan forum penting untuk menyerap sekaligus mengakomodasi aspirasi masyarakat dalam menentukan program pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan desa.

Ia menilai pembangunan desa tidak boleh hanya dimaknai sebagai pembangunan jalan, drainase, maupun fasilitas fisik lainnya. Pembangunan harus berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Musrenbangdes ini bukan hanya membahas pembangunan fisik. Kita juga harus memikirkan bagaimana kesehatan masyarakat semakin baik, stunting dapat ditekan, pendidikan mendapat perhatian, serta pemberdayaan masyarakat terus ditingkatkan. Semua harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan Desa Sukarasa,” tegas Endang Farid Ma’ruf.

Ia berharap seluruh usulan masyarakat dapat dibahas secara objektif dengan mempertimbangkan urgensi, manfaat, serta kemampuan anggaran desa.

“Kita ingin perencanaan pembangunan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh unsur yang hadir untuk bersama-sama memberikan masukan dan mengawal proses perencanaan ini agar program yang dihasilkan tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Salah satu perhatian dalam pembahasan Musrenbangdes adalah penanganan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat. Kehadiran kader Posyandu diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat, khususnya terkait kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, serta upaya pencegahan stunting.

Selain sektor kesehatan, pendidikan juga menjadi bagian penting dalam penyusunan RKPDes. Sinergi antara pemerintah desa, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat dinilai diperlukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan generasi Desa Sukarasa yang lebih berkualitas.

Sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat turut menjadi bagian dari pembahasan. Potensi desa diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BPD Sukarasa menyampaikan dukungan terhadap proses penyusunan RKPDes. BPD berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat dibahas secara transparan dan proporsional dengan tetap mengacu pada skala prioritas serta ketentuan yang berlaku.

Pendamping desa turut memberikan arahan mengenai tahapan penyusunan RKPDes. Ia mendorong agar proses perencanaan dilakukan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel sehingga program yang ditetapkan benar-benar memiliki manfaat bagi masyarakat.

Musrenbangdes kemudian dilanjutkan dengan pembahasan berbagai usulan dan kebutuhan pembangunan dari masing-masing unsur masyarakat. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas yang akan dituangkan ke dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027–2028.

Pemdes Sukarasa berharap hasil Musrenbangdes dapat menjadi pijakan dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih terarah dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari infrastruktur, kesehatan, penanganan stunting, pendidikan, pertanian, pemberdayaan hingga peningkatan kesejahteraan.

Kepala Desa Sukarasa Endang Farid Ma’ruf menegaskan komitmennya untuk menjadikan perencanaan pembangunan sebagai instrumen yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.

“Perencanaan harus menjadi pijakan untuk menentukan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Kita ingin setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat dan membawa Desa Sukarasa semakin maju,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian Musrenbangdes dalam rangka penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027–2028 berlangsung lancar, aman, tertib, dan sukses tanpa ekses. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.

(Aminah)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru