Amuk Warga di Cikarang Barat, Usaha Catering digeruduk, Dugaan Kasus Predator Anak Picu Kemarahan

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 23:11 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bekasi – Ledakan amarah warga tak terbendung. Ratusan massa (±100 orang) menggeruduk sebuah usaha catering di Kampung Babakan RT 02/01, Desa Jatiwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (24/04/2026),

menyusul mencuatnya dugaan kasus predator anak yang disebut-sebut terjadi di lokasi tersebut.

Situasi berubah mencekam. Emosi kolektif warga nyaris berujung chaos, dipicu kabar viral dugaan pencabulan disertai kekerasan terhadap anak di bawah umur. Ketegangan di lapangan meningkat tajam, memunculkan kekhawatiran akan aksi main hakim sendiri.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah eskalasi situasi, respons cepat dilakukan oleh tokoh masyarakat bersama aparat. Tokoh setempat, Ustad Andika, berkoordinasi intensif dengan unsur TNI-Polri. Hadir langsung di lokasi, Danramil Cikarang Barat Nyuwandi, S.I.P., M.M., Bhabinkamtibmas, serta jajaran Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia DPC Kabupaten Bekasi bersama Ketua DPD Jawa Barat, Pamuji Raharjo, untuk meredam amarah massa dan menjaga situasi tetap kondusif.

Aparat berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial ST dan HD yang langsung digelandang ke Polres Metro Bekasi untuk proses hukum. Namun, satu pelaku lainnya dilaporkan melarikan diri dan kini dalam pengejaran intensif.

Ironisnya, fakta di lapangan mengungkap indikasi yang lebih mengkhawatirkan. Dugaan tindakan asusila tersebut disebut telah diketahui oleh sejumlah pihak di lingkungan sekitar, namun tidak segera dilaporkan. Keterlambatan respons ini memicu pertanyaan serius soal kepedulian dan keberanian sosial dalam melindungi anak.

Lebih jauh, pemilik usaha catering yang diduga menjadi lokasi kejadian hingga kini belum dimintai keterangan resmi, meski sorotan publik terus menguat terhadap tanggung jawab atas tempat terjadinya dugaan kejahatan tersebut.

Pernyataan Tegas:
Pamuji Raharjo — Ketua DPD LPK-RI Jawa Barat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, ini kejahatan kemanusiaan yang brutal. Kami mendesak aparat bertindak tegas tanpa kompromi. Buru pelaku yang kabur, bongkar kemungkinan jaringan, dan proses siapa pun yang mengetahui namun memilih diam. Tidak boleh ada ruang bagi predator anak!”
Nyuwandi, S.I.P., M.M. — Danramil Cikarang Barat:

“Situasi harus tetap kondusif. Penegakan hukum adalah kewenangan aparat, bukan massa. Namun kami tegaskan, pelaku kejahatan terhadap anak adalah musuh bersama dan harus dihukum seberat-beratnya.”

Ustad Andika Tokoh Masyarakat:
“Kemarahan warga adalah bentuk kepedulian. Tapi hukum tidak boleh dikalahkan emosi. Kami menuntut keadilan ditegakkan nyata. Lingkungan ini harus bersih dari pelaku yang merusak masa depan anak.”
Desakan Publik

Gelombang tekanan publik kini mengarah pada penanganan yang lebih komprehensif. Masyarakat menuntut aparat

Menangkap pelaku yang masih buron tanpa kompromi
Mengusut kemungkinan keterlibatan pihak lain
Memeriksa pemilik usaha sebagai penanggung jawab lokasi
Menindak tegas pihak yang mengetahui namun tidak melapor

Kasus ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Kejahatan terhadap anak bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi ancaman serius terhadap masa depan generasi. Penegakan hukum tidak boleh setengah hati.

Hukum harus berdiri tegak—tanpa pandang bulu. Tidak ada tempat bagi predator anak di Kabupaten Bekasi.(Aminah/Tim)

Berita Terkait

Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun
Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe
Pemkot Bandung dan Forkopimda Intensifkan Patroli Gabungan, Pastikan Kota Aman dan Kondusif Selama Libur Sekolah
Desa Ciangsana Jadi Sorotan Akademisi Internasional! Dekan Universiti Putra Malaysia Turun Langsung Pelajari Tata Kelola Desa Berbasis Data Presisi
Disiplin ASN Tetap Prioritas, Wali Kota Bandung: Euforia Piala Dunia 2026 Jangan Ganggu Pelayanan Publik
Pemkot Bandung Gerak Cepat Tangani Longsoran Tebing Dago Bengkok, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas
Warung Orang Tua Siswa SSB Alaska Cikempong Dibobol Maling, Gudang Dijebol, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Pemkot Bandung Perketat Penertiban Penyakit Masyarakat, Ribuan Botol Miras Ilegal Disita dan Lokasi Rawan Diawasi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:22 WIB

Kang DS: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Bersama Tuntaskan Persoalan Dayeuhkolot.

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:35 WIB

Kadisdik Kabupaten Bandung Monitoring SPMB, Pastikan Proses Berjalan Objektif dan Transparan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:09 WIB

Sukses Menangi Pileg 2024, KDS Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

9th Anniversary MC.BDG Nawawarna, Wadah Profesional MC Bandung Kian Berkembang

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:25 WIB

Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Bertanding

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:54 WIB

Ketua DPRD Kab Bandung Renie Rahayu Gelar Program Boling, Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

PENGUKUHAN KEPENGURUSAN PENCAK SILAT MILITER DI WILAYAH KODAM III/SILIWANGI, PERKUAT PELESTARIAN BUDAYA DAN JIWA BELA NEGARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:25 WIB

DPP PCMI dan DPP LSM PMPRI Tegaskan Komitmen Mengawal Keadilan bagi Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru