Aktivitas Galian C di Lahan Perhutani dan Tanah Sengketa di Klapanunggal Disorot, Legalitas Dipertanyakan

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 17:36 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bogor – Aktivitas galian C di Kampung Bagogog RT 07/RW 07, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan masyarakat. Kegiatan tersebut diduga berlangsung di atas lahan Perhutani sekaligus berada dalam status tanah sengketa, sehingga memicu kekhawatiran di tengah warga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pengerukan tanah menggunakan alat berat masih terus berlangsung tanpa tanda-tanda penghentian. Warga menilai kegiatan tersebut berpotensi mengabaikan aspek legalitas, termasuk dugaan belum adanya izin resmi serta minimnya perlindungan terhadap lingkungan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius, tidak hanya terkait potensi kerusakan kawasan yang seharusnya dilindungi, tetapi juga kemungkinan munculnya konflik berkepanjangan akibat status lahan yang belum memiliki kejelasan hukum.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan hanya soal galian, tapi juga soal tanah sengketa. Kalau terus dibiarkan tanpa kejelasan izin dan perlindungan, dampaknya bisa semakin luas,” ujar salah satu warga.

Dampak aktivitas tersebut mulai dirasakan masyarakat sekitar. Debu tebal, kerusakan jalan lingkungan, hingga potensi longsor menjadi keluhan yang muncul setiap hari. Warga juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait terhadap aktivitas yang dinilai berlangsung secara terbuka.

Masyarakat pun mendesak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi kehutanan untuk segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta adanya penghentian sementara aktivitas hingga kejelasan status lahan, legalitas operasional, serta jaminan perlindungan lingkungan dapat dipastikan.

“Jika memang tidak memiliki izin dan berada di lahan sengketa, seharusnya segera dihentikan. Jangan sampai ada pembiaran,” tegas warga lainnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi berwenang terkait legalitas kegiatan tersebut, termasuk status lahan yang digunakan.

Kasus ini menjadi perhatian publik sebagai bagian dari pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di kawasan sensitif. Apabila tidak segera ditangani, dikhawatirkan dapat berdampak pada kerusakan lingkungan serta memicu konflik sosial di masyarakat.

(red)

Berita Terkait

8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dedikasi Tanpa Batas: Meski Belum Dilantik, Kepala Desa Terpilih H. Ibnu Rusdi Sigap Kawal Penyaluran Bansos KKS Di Kedungwaringin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru