Satunews.id, Sukabumi – Kondisi infrastruktur memprihatinkan kembali terlihat di pelosok Kabupaten Sukabumi. Warga Kampung Cimapag RT 02/RW 01, Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, harus menghadapi akses jalan lingkungan yang rusak parah dan membahayakan keselamatan.
Tim media Satunews bersama Mitra Polri yang melakukan silaturahmi sekaligus peninjauan lapangan mendapati kondisi jalan tanah merah yang penuh lubang, berlumpur, licin, serta dipenuhi bebatuan tajam. Situasi ini membuat jalan sangat berisiko untuk dilintasi, terutama saat hujan turun.
Kondisi paling mengkhawatirkan terdapat pada tiga titik tanjakan curam yang menjadi hambatan utama bagi warga. Tanjakan tersebut licin dan berbatu, sehingga kerap menyebabkan pengendara roda dua terjatuh. Tidak sedikit warga yang terpaksa mendorong kendaraannya demi bisa melewati jalur tersebut.
Untuk kendaraan roda empat, akses ini hampir tidak dapat dilalui. Hanya kendaraan tertentu seperti mobil bak terbuka yang bisa melintas, itupun dengan tingkat risiko yang tinggi.
Warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi ini telah berlangsung selama kurang lebih 13 tahun tanpa perbaikan yang signifikan. Meski sempat ada perbaikan pada tahun 2024, namun hanya dilakukan di beberapa titik dan belum menyentuh wilayah Kampung Cimapag RT 02 yang justru mengalami kerusakan paling parah.
“Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, tapi belum ada tindak lanjut yang nyata. Kami merasa seperti kurang mendapat perhatian,” ujar salah satu warga.
Buruknya akses jalan tersebut berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga kebutuhan darurat seperti layanan kesehatan. Kondisi ini membuat warga seolah terisolasi dari akses yang layak.
Melihat situasi tersebut, diharapkan Pemerintah Desa Cipamingkis bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan. Penanganan jalan ini dinilai mendesak karena menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Perbaikan infrastruktur di wilayah ini diharapkan tidak hanya menjadi rencana, tetapi segera direalisasikan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
(aminah)



























