Dukung Program Nasional, Bupati OKU Luncurkan Beasiswa Kedokteran untuk Siswa Kurang Mampu

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 21:59 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Baturaja – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat mendukung instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan pemenuhan kebutuhan dokter di Indonesia yang saat ini diperkirakan masih kekurangan hingga 100 ribu tenaga medis.

Langkah ini sejalan dengan program prioritas Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, yang telah digagas sejak masa kampanye, yakni pemberian beasiswa kedokteran bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tindak lanjut, Bupati OKU telah menandatangani kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Saat ini, Pemkab OKU mulai melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah tingkat SMA/sederajat di wilayah OKU guna menjaring calon peserta terbaik.

Mengingat waktu yang terbatas, hanya beberapa bulan sebelum pelaksanaan tes di UIN Jakarta pada Juni mendatang, proses penjaringan dilakukan secara cepat dan selektif.

“Pemda OKU mendukung penuh instruksi Bapak Presiden Prabowo dalam percepatan penambahan dokter di Indonesia. Karena itu, kami meluncurkan program ‘Gapai Mimpi Wujudkan Harapan Jadi Dokter untuk OKU Maju dan Terdepan’ melalui beasiswa kedokteran,” ujar Bupati.

Dalam sosialisasi tersebut, Bupati menjelaskan bahwa pihak sekolah akan diminta mengusulkan siswa berprestasi namun kurang mampu kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) OKU. Selanjutnya, peserta akan melalui tahapan seleksi administrasi dan verifikasi lapangan oleh tim.

Dari hasil seleksi tersebut, akan dipilih sekitar 20 peserta terbaik untuk mengikuti pendidikan kedokteran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Bupati juga menegaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara transparan tanpa adanya praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).

“Program ini murni untuk anak-anak yang действительно berkompeten dan memenuhi syarat. Tidak ada KKN. Syarat akademik minimal nilai Biologi, Kimia, dan Bahasa Inggris adalah 80, serta berasal dari keluarga kurang mampu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan khusus selama tahun pertama perkuliahan guna membantu mereka beradaptasi dan mengejar ketertinggalan dengan mahasiswa dari daerah perkotaan.

“Harapan kami, ke depan OKU tidak lagi kekurangan dokter, dan putra-putri daerah yang lulus dapat kembali mengabdi serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat OKU,” tambahnya.

Adapun persyaratan utama bagi calon peserta antara lain siswa kelas XII SMA/sederajat, baik negeri maupun swasta di wilayah OKU, memiliki prestasi di tingkat kabupaten hingga internasional, berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki KTP/KK OKU, telah berdomisili minimal tiga tahun, serta bersedia menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten I Indra Susanto, Asisten II Hasan HD, Asisten III H. Romson Fitri, Kepala Dinas Pendidikan Kadarisman, Kepala Dinas Kominfo Mirdaili, Kepala BKPSDM Nanang Nurjaman, Kepala Bapenda Priyatno Darmadi, serta Kepala Bappelitbangda Yoyin Arifianto.

Program ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten OKU.

(diego)

Berita Terkait

Sekdes Cikahuripan Pimpin Jumsih Massal, 28 Mesin Rumput Baru Diterjunkan: Bukti Nyata Komitmen Pemdes Jaga Lingkungan
Musdes Cikahuripan Bergerak Cepat: Bahas Milad Sinling ke-13, Matangkan Bankeu 2027, hingga Distribusi Mesin Rumput untuk 28 RW
13 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Majalengka di Cikijing
Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga
Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek
Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:26 WIB

Diberitakan terkait Penipuan Motor Tukang Sayur : Oknum Ketua Lembaga Pers Di Tanggamus Tantang Wartawan Duel Hidup Mati

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:29 WIB

DPRD Jawa Barat dan KPID Bahas Ketahanan Informasi Di Tengah Dominasi Media Sosial

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:50 WIB

DPC GRIB JAYA DESAK BPK DAN INSPEKTORAT AUDIT MENYELURUH ANGGARAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU 2025: DUGAAN PENYIMPANGAN DAN PEMBOROSAN MAKIN NYATA

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:58 WIB

TERBONGKAR! Gunakan Bukti Lembaga Antinarkotika, Budi Hartono Tipu Pedagang Sayur di Tanggamus

Senin, 11 Mei 2026 - 11:22 WIB

Klarifikasi Ketua Panitia Pengisian BPD Karangbahagia Soal Dugaan Pungli ke Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 09:58 WIB

DPC AJP Lampung Barat Somasi Balik Kantor Hukum GEBOK-NN: “Dana BOS Itu Uang Rakyat, Bukan Privat!”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:41 WIB

Seorang Warga Desa Hegarmanah Cikarang Timur Lapor Polisi Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:39 WIB

Bertengkar Itu Jelek

Berita Terbaru