Proyek Infrastruktur di Purwakarta Dibayar Sesuai Volume yang Terpasang

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:44 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Infrastruktur di Purwakarta Dibayar Sesuai Volume yang Terpasang

Purwakarta -jabar–Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menegaskan kebijakan baru yang mengubah mekanisme pembayaran proyek infrastruktur di wilayahnya.

Mulai tahun ini, setiap pekerjaan barang dan jasa terutama proyek infrastruktur tidak bisa langsung dibayarkan sebelum melewati pemeriksaan Inspektorat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan tegas itu disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Om Zein saat memberikan arahan pada Senin, 26 Januari 2026. Ia secara terbuka meminta peran aktif Inspektorat Daerah sebagai pengawas utama sebelum uang negara dikeluarkan.

“Mulai tahun ini mohon maaf saya, Pak Inspektur mohon bantuannya pekerjaan-pekerjaan dibayarkan setelah mendapat rekomendasi dari inspektorat,” kata Om Zein, menekankan bahwa tidak ada lagi ruang kompromi dalam proses pembayaran proyek.

Menurut Om Zein, langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pekerjaan, khususnya infrastruktur, sudah dikoreksi sejak dini.

Dengan begitu, potensi kekurangan volume, kualitas yang tidak sesuai, hingga pemborosan anggaran bisa dicegah sebelum menimbulkan masalah hukum maupun kerugian daerah.

Ia mencontohkan secara gamblang mekanisme pembayaran berbasis hasil riil di lapangan. Jika nilai kontrak proyek mencapai Rp1 miliar, namun volume pekerjaan yang benar-benar terpasang hanya senilai Rp800 juta, maka pemerintah daerah hanya akan membayarkan sesuai angka tersebut.

“Jika nilai proyeknya Rp1 miliar, yang terpasangnya Rp800 juta, maka kita bayar Rp800 juta sesuai rekomendasi dari inspektorat,” ucap Om Zein dengan nada tegas.

Lebih jauh, kebijakan ini bukan semata soal penghematan anggaran, melainkan upaya membangun budaya kerja yang jujur, akuntabel, dan profesional di lingkungan pemerintah daerah serta rekanan pelaksana proyek.

Om Zein menilai, selama ini potensi pemborosan kerap muncul karena lemahnya pengawasan sebelum pembayaran dilakukan. Dengan menjadikan Inspektorat sebagai “gerbang terakhir”, setiap rupiah anggaran diharapkan benar-benar sebanding dengan hasil pembangunan.

Ia menegaskan, pembangunan Purwakarta ke depan harus berkualitas, bukan sekadar mengejar serapan anggaran. Efisiensi yang digaungkan pemerintah pusat pun, kata dia, harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Agar terkoreksi sejak dini, dan pembangunan infrastruktur Purwakarta berkualitas,” ujar Om Zein.

Kebijakan ini sekaligus menjadi sinyal keras bahwa Pemerintah Kabupaten Purwakarta tak main-main dalam mengawal uang rakyat, serta berkomitmen menjadikan pengawasan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

(Red)**

Berita Terkait

Semarak HUT RI, 15 UPT Adu Skill di Kakanwil Cup II Minisoccer Tournament
Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran, Lapas Kelas I Palembang Terima Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal Kemenimipas
Kajati Jabar Lantik 15 Pejabat Baru, Perkuat Kepemimpinan dan Integritas Korps Adhyaksa
Viral Aktivitas Galian di Bojong, Nama Sekdes Terseret: Klarifikasi Sebut PK 16 Dikembangkan PT Hikamah Alam Sentosa
Polsek Panyileukan Ringkus Dua Pelaku Jambret, Handphone Korban Berhasil Diamankan
Viral di Media Sosial, Aksi Jambret di Lengkong Besar Dipastikan Terjadi: Polisi Kumpulkan Bukti CCTV
57 Bangunan Liar Ditertibkan di Ibrahim Adjie, Pemkot Bandung Kembalikan Ruang Publik kepada Masyarakat
Hari Veteran Nasional ke-77, Farhan Ajak Generasi Kini Warisi Semangat Pengabdian Para Pejuang

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Three Diamond Dukung PRIMA Citeureup dan Karang Taruna Semarakkan HUT ke-81 RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:59 WIB

ABUJAPI Gelar Rakernas dan Rapimnas 2026 di Bandung, Bahas Profesionalisme dan Kesejahteraan Satpam

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:35 WIB

KDS Perintahkan Sanksi Nakes yang Diduga Bully Pasien

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Pentahelix Dan Relawan Prima Citeurep Bersihkan Crossing Gelap, Temukan Dua Ular Sanca

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:53 WIB

KDS Ajak Dunia Usaha dan Masyarakat Bersama-Sama Tangani Persoalan Banjir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Demokrasi, Opini Dan Kepastian Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Camat Baleendah Lantik Pj Kepala Desa Bojongmalaka, Tekankan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Kemenhaj Kabupaten Bandung Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026, Percepat Persiapan Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru

DAERAH

‎Waduh! Gedung SDN Pantai mekar 02 Tak Terawat

Rabu, 12 Agu 2026 - 15:52 WIB

DAERAH

RSUD SEKARWANGI RESMIKAN EMPAT LAYANAN UNGGULAN BARU

Rabu, 12 Agu 2026 - 11:04 WIB