Desa Sukaluyu Bangun Tujuh Titik Jalan Lingkungan Dari Bonus Produksi

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 11:36 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangalengan, Satunews.id – Sekretaris Desa Sukaluyu, Asep Taryana, mewakili Kepala Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, menyatakan pada media (23/10/25) mengenai alokasi anggaran Bonus Produksi Tahun 2025.

“Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan berada di ring 3, jadi kita mendapat anggrana dari Star Energy Rp.300 juta lebih. Menurut aturan yang berlaku mengenai pengalokasian Bonus Produksi yang hanya bisa digunakan untuk infrastruktur, kita kemudian mengadakan musyawarah dengan RW2 dan melalui Musdus, maka disepakati untuk membangun jalan lingkungan di 7 RW, dengan rincian Rp.25 juta per RW untuk pembangunan jalan lingkungan” ujar Asep Taryana.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambungnya pula, jalan lingkungan tersebut sangat penting untuk alat transportasi warga yang menghubungkan tiap RW. Megingat area Desa Sukaluyu yang kebanyakan terdiri dari kebun, maka jalan tersebut dinilai sangat vital.

Memang diakui oleh Sekdes Asep Taryana bahwa hingga sejauh ini fihak Desa tidak memiliki kewenangan atau otoritas untuk menggunakan anggaran tersebut. Semuanya harus berpatokan pada aturan pemerintah.

“Desa tidak bisa seenaknya membangun tanpa berpatokan pada aturan. Misal untuk membangun Mesjid saja tidak bisa, dan itu harus disosialisasikan pada masyarakat karena masyarakat mengira bahwa Bonus Produksi diantaranya bisa untuk hal lain selain infrastruktur” lanjut Asep Taryana.

Hal tersebut sering dikemukakan pada masyarakat agar mereka faham tentang penggunaan anggaran Bonus Produksi. Jadi fihak Desa tidak bisa semena mena. Figak Desa merasa terbantu dengan kompensasi dari PT Star Energy tersebut, setidaknya bisa menambah sarana transportasi menjadi lebih baik. Karena menurutnya anggaran pembangunan dari Dana Desa sudah memiliki slot tersendiri

Untuk itu, fihak Desa hanya menghimbau dan menitipkan pada masyarakat agar bisa menjaga sarana transportasi dengan sebaik baiknya, karena belum tentu dalam satu atau dua tahun bisa kembali membangun di titik yang sama.

Namun demikian masih ada beberapa kilometer jalan lingkungan dan jalan Desa yang memerlukan pembangunan yang nantinya akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan anggaran Dana Desa yang ada.

(red)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru