Polemik Tahapan PAW Kades Tanjung Kemala, Bakal Calon Ajukan Sanggahan, DPRD OKU Siap Gelar RDP

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 18:58 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oku, Satunews.id – Polemik Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Tahun 2025, terus memanas. Salah satu bakal calon, Sahril, resmi melayangkan sanggahan dan keberatan atas hasil seleksi tambahan yang dilakukan panitia.

Dalam surat keberatannya, Sahril menilai bahwa seleksi tambahan tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan justru membatasi hak bakal calon. Ia menegaskan, merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, calon kepala desa berhak ikut serta dalam pemilihan sepanjang memenuhi syarat administratif, tanpa adanya pembatasan jumlah secara sewenang-wenang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pihak Dinas PMD sendiri menyampaikan bahwa bakal calon minimal dua orang dan tidak dibatasi. Atas dasar itu saya mendaftarkan diri. Namun kemudian muncul seleksi tambahan yang justru membatasi,” kata Sahril.

Selain itu, ia juga menyoroti mekanisme seleksi tertulis yang dilakukan panitia. Menurutnya, Pasal 34 ayat (3) UU Desa menekankan asas transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam setiap tahapan. Karena itu, Sahril menilai penilaian seharusnya dilakukan pihak independen, seperti akademisi perguruan tinggi, bukan panitia lokal atau pihak kecamatan yang rawan konflik kepentingan.

Sahril berharap agar panitia meninjau ulang seleksi tambahan tersebut, sehingga semua bakal calon yang memenuhi syarat dapat ikut serta dalam kontestasi. Ia menyebutkan, sedikitnya lima bakal calon telah mempersiapkan diri dan memiliki basis dukungan masyarakat masing-masing. Namun, seleksi tambahan justru menghambat sebagian calon untuk maju.

Menanggapi polemik ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten OKU, Naproni, S.T., M.Kom., mengonfirmasi pihaknya telah menerima surat audiensi dari Sahril. Komisi I akan segera menindaklanjuti dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh pihak terkait.

“Komisi I akan segera menjadwalkan RDP dan memanggil pihak Dinas PMD, Camat Baturaja Timur, panitia pelaksana, hingga bagian hukum Pemkab OKU. Jadwalnya akan segera kami sampaikan,” ujar Naproni.

Ia menambahkan, dalam pembahasan nanti juga akan dikaji aspek persyaratan pendidikan, pengalaman kerja di pemerintahan, hingga legalitas ijazah para bakal calon, guna memastikan semua tahapan sesuai dengan aturan hukum.

UU No. 3 Tahun 2024 tentang Desa, Pasal 34, menegaskan bahwa pemilihan kepala desa (termasuk PAW) wajib menjunjung asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).

Pasal 34 ayat (5) menegaskan calon kepala desa yang memenuhi syarat berhak ditetapkan tanpa adanya diskriminasi.

Permendagri No. 67 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, Pasal 47, mengatur bahwa PAW dilaksanakan apabila terjadi kekosongan jabatan, dengan mekanisme pemilihan yang menjamin partisipasi masyarakat dan tidak boleh mengurangi hak konstitusional calon yang sah.

Asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) dalam UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan mengharuskan setiap keputusan panitia berlandaskan kepastian hukum, keterbukaan, serta keadilan.

Dengan langkah DPRD OKU melalui mekanisme RDP, diharapkan polemik tahapan PAW Kades Tanjung Kemala ini dapat menemukan titik terang serta menghasilkan keputusan yang adil, sah, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

(Diego A.M)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru