Logo Desa Manding Daya Menyimpan Makna & Filosofi Tentang Kehidupan Bermasyarakat Berikut Pemaparannya

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 12:51 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Pemerintah Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, melalui beberapa pemikiran matang dan musyawarah bersama yang melibatkan para sesepuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda karang taruna, pada akhirnya me-launching logo desa.

Logo Pemerintah Desa Manding Daya, bukan hanya sekedar simbol visual, melainkan cerminan semangat karakter, dan cita-cita luhur masyarakat dalam mengimplementasikan kearifan tata letak geografis kebudayaan lokal desa Manding Daya.

Kepala Desa Manding Daya, Achmad Daini, mengatakan bahwa logo desa yang dilaunching ini memiliki filosofi yang tersimpan didalamnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Logo ini menyatukan nilai-nilai kearifan lokal dengan semangat modernitas, menunjukkan bahwa Manding Daya adalah desa yang berakar kuat pada budaya,” ungkapnya saat ditemui dirumah kediamannya. Senin, 15 September 2025.

Ia juga menyampaikan bahwa komitmen untuk terus melangkah maju dengan penuh harapan menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang sesuai dengan Visi dan Misi Desa Manding Daya yang SANTAI BERSINAR (Sejahtera, Aman, Nyaman, Tentram, Amanah, Inovatif, Beriman dan Sinergitas).

“Kami pemerintah desa berharap, dengan adanya logo desa yang telah dilaunching ini memberikan semangat baru sekaligus perubahan besar bagi masyarakat desa, logo ini bukan sekadar simbol melainkan akan menjadi logo desa Manding Daya selamanya,” pungkasnya.

Berikut ini paparan tentang makna dan filosofi yang ada pada desain logo.

WARNA MERAH MARON melambangkan semangat perjuangan, keberanian dan keteguhan hati. Warna ini mencerminkan jiwa masyarakat yang pantang menyerah dan memiliki tekad kuat dalam membangun desa Manding Daya, sekaligus menumbuhkan rasa dan bangga terhadap Desa Manding Daya.

WARNA HIJAU merepresentasikan kesuburan tanah, kesejahteraan masyarakat, dan harapan akan pembangunan yang berkelanjutan.

BENTUK DASAR SEGI ENAM melambangkan rukun iman, sehingga menunjukkan komitmen Pemdes Manding Daya yang dalam menjalankan kepemerintahannya tidak akan lepas dari koridor agama. Dengan menunjukkan kereligiusan masyarakat desanya dan kehidupan bermasyarakat yang selalu berlandaskan pada agama.

DAUN SINGKONG melambangkan persatuan, kesederhanaan yang bermanfaat, identitas lokal dan kerakyatan.
BATANG SINGKONG melambangkan fondasi yang kokoh dan kuat, ketekunan dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
SINGKONG melambangkan potensi SDA dan produk unggulan dari desa Manding Daya, berupa keripik singkong.

PADI & KAPAS melambangkan kesejahteraan, keadilan sosial dan kecukupan hidup. Sehingga pemenuhan kebutuhan dasar seluruh warga desa Manding Daya.

KUDA melambangkan kekuatan, keberanian, kerja keras, dan semangat juang masyarakat desa Manding Daya.
SAYAP melambangkan harapan, kebebasan berfikir serta cita-cita tinggi menuju kemajuan dan kesejahteraan yang merata.
KUDA TERBANG representasi dari logo Kab. Sumenep, yang ada hubungannya dengan cerita kuno yang dipercaya sebagai kuda sakti/ kendaraan Jokotole. Salah satu penguasa dan pahlawan Sumenep yang diyakini memerintah pada abad 14.

TULISAN PEMERINTAH DESA lambang resmi dari institusi Pemdes Manding Daya, yang menjadi penggerak utama pembangunan, pelayan publik, serta penjaga nilai-nilai demokrasi di desa Manding Daya.

PITA EMAS MANDING DAYA pengukuhan identitas desa yang kuat dan bersatu. Pita tersebut mengikat seluruh elemen dalam logo, melambangkan bahwa semua nilai, potensi dan kekuatan desa disatukan dalam semangat kebersamaan untuk membangun Manding Daya yang lebih baik.

WARNA EMAS melambangkan kemuliaan, keagungan, dan kejayaan. Penggunaan warna emas pada garis dan tulisan memperkuat kesan bahwa pemerintah desa Manding Daya menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan bertekad mewujudkan kehidupan desa yang sejahtera, adil dan bermartabat.

(rul)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru