Pembangunan Saluran Irigasi Desa Danau Liang Diduga Bermasalah, Camat dan DPMD Disorot!

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:45 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebong, Satunews.id – Dugaan penyimpangan dalam pembangunan saluran irigasi di Desa Danau Liang, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, kembali mencuat. Hal ini bermula dari surat pengaduan yang dilayangkan pada 14 Juli 2025 oleh pihak media dan masyarakat, terkait dugaan pembangunan irigasi yang disinyalir tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (juknis).

Menanggapi hal itu, Ika Brahmana Sakti, S.E., selaku Camat Lebong Tengah, mengklarifikasi bahwa surat tersebut telah diterima pada 15 Juli 2025 dan telah ditindaklanjuti dengan meneruskannya kepada Kasi DPMD Kecamatan serta Tim Verifikasi untuk proses klarifikasi di lapangan.

“Kami sudah pelajari isi surat aduan tersebut, dan telah meneruskannya kepada pihak terkait untuk dilakukan penelusuran. Meskipun Monev (Monitoring dan Evaluasi) belum dilakukan, kami tidak menutup kemungkinan akan segera turun ke lapangan,” ungkap Ika.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumentasi Setelah Pembangunan Saluran Irigasi 

Masih di ruang yang sama, Antonius, selaku Kasi DPMD Kecamatan sekaligus bagian dari Tim Verifikasi, menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat.

“Dugaan pembangunan yang tidak sesuai juknis akan segera kami tindak lanjuti. Walaupun pengerjaan disebut belum selesai 100 persen dan Monev belum dilakukan, tim kami tetap akan mengecek langsung kondisi di lapangan,” ujar Antonius.

Menurut Antonius, klarifikasi harus dilakukan sedini mungkin. “Kami mengapresiasi temuan ini. Jangan sampai menunggu sampai proyek selesai untuk mengungkap dugaan pelanggaran. Mudah-Mudahan Media tidak benar, Siapa tahu penjelasan dari desa justru benar, tapi kami tetap wajib memastikan,” imbuhnya.

Sementara itu, di tempat yang berbeda kantor DPMD Kab Lebong, dari pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebong, Harkita, selaku Kepala Bidang, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kehadiran Kepala Dinas yang sedang mengikuti agenda resmi.

“Setelah acara Kepala Dinas selesai, kami akan segera menindaklanjuti temuan ini,” kata Harkita.

Menanggapi polemik ini, Agus Chepy Kurniadi, selaku Pembina Media SatuNews.Id, menyoroti pentingnya respons cepat dari pemerintah daerah atas setiap indikasi penyimpangan, apalagi yang berpotensi merugikan keuangan negara dan masyarakat.

“Jika merujuk pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Pasal 39 ayat (2) secara tegas menyatakan bahwa dalam hal ditemukan penyimpangan atau penyalahgunaan, maka harus segera dilakukan tindakan korektif tanpa harus menunggu Monev formal. Apalagi jika pembangunan tersebut bersumber dari Dana Desa atau APBD,” tegas Agus Chepy.

Ia juga mengingatkan bahwa ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan masuk dalam kategori potensi pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 3 dan Pasal 9 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Jika penyimpangan ini terbukti disengaja, maka dapat berpotensi merugikan keuangan negara dan harus menjadi perhatian Aparat Penegak Hukum. Penindakan cepat bukan hanya soal teknis, tapi juga tanggung jawab moral terhadap penggunaan uang rakyat,” tambahnya.

Media dan masyarakat berharap agar proses klarifikasi dan pemeriksaan dilakukan secara transparan dan profesional, serta tidak ada pihak yang bermain-main dalam proyek pelayanan publik, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti irigasi.

(Elrozeko/Red)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru