BPRS Bhakti Sumekar Berhasil Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar Sumenep Melalui Inovasi BBS

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 08:03 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Upaya BPRS Bhakti Sumekar dalam meningkatkan pemahaman finansial di kalangan pelajar terus menunjukkan hasil konkret melalui program digital inovatif bernama BBS Sekolah. Senin 14/072025.

Berkat gagasan inovasi Digital BBS Sekolah BPRS Bhakti Sumekar yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep yang bergerak di sektor perbankan berhasil meningkatkan literasi keuangan terhadap kaum pelajar di ujung timur pulau Garam Madura.

Program inovasi Digital BBS Sekolah BPRS Bhakti Sumekar memang dirancang khusus untuk membangun budaya literasi keuangan sejak dini di lingkungan sekolah-sekolah Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar menjelaskan, bahwa BBS Sekolah merupakan sistem tabungan digital berbasis QRIS yang dirancang secara khusus untuk siswa.

Kehadiran inovasi Digital BBS Sekolah BPRS Bhakti Sumekar ini diharapkan menjadi solusi aman, efisien, dan transparan dalam pengelolaan tabungan pelajar, tanpa campur tangan pihak ketiga yang bisa menimbulkan risiko.

“Melalui aplikasi BBS Sekolah, kami mengelola Simpanan Pelajar (Simpel) dengan tujuan agar setiap siswa memiliki satu rekening pribadi yang terintegrasi, sebagaimana program Satu Rekening Satu Pelajar atau Kejar yang digagas pemerintah,” kata Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, lembaganya sudah melaksanakan program penguatan tabungan pelajar melalui Bismillah Gerakan Melayani Simpanan Pelajar (Berani Simpel).

Namun, program tersebut belum mengarah pada kepemilikan rekening individu oleh setiap siswa.

“Sehingga program Digital BBS Sekolah ini merupakan inovasi lanjutan untuk memperkuat target pemerintah dalam implementasi Kejar, dengan pendekatan yang lebih praktis dan berbasis teknologi,” ungkapnya.

Melalui BBS Sekolah, proses kerja sama antara pihak sekolah dan perbankan menjadi lebih sederhana dalam mengelola tabungan siswa. Program ini menyasar semua jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA.

Selain itu, Hairil Fajar menjelaskan, bahwa aplikasi ini juga dapat digunakan oleh orang tua untuk memantau aktivitas menabung anak-anak mereka secara digital. Hal ini sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan menabung yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan keuangan syariah yang inklusif di Sumenep.

“Kami berkomitmen menjadi pelopor dalam menyediakan layanan keuangan yang tidak hanya transaksional, tapi juga edukatif. Melalui jaringan kantor kami yang telah tersebar di seluruh kecamatan, kami ingin menjadi bagian dari pendidikan keuangan generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa sebagai salah satu implementasi awal program, Fajar menyoroti keberhasilan BBS Sekolah di SDN Juluk 1, Kecamatan Saronggi. Sekolah tersebut menjadi pelopor dalam penerapan sistem ini dan telah mencatat progres yang menjanjikan.

“Kami hadir langsung di SDN Juluk 1 untuk peluncuran buku tabungan BBS Sekolah. Di hadapan wali murid, saya sampaikan bahwa sekolah ini sudah menerapkan sistem tersebut. Kami juga mencatat berbagai kendala yang dihadapi, seperti mekanisme setoran dan penarikan di akhir tahun ajaran, yang nantinya akan kami evaluasi agar lebih baik ke depan,” pungkasnya.

(rul)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru